10 Rahasia para Juara merawat KACER menjadi burung petarung sejati

Posted on

Rahasia para juara merawat KACER menjadi burung petarung sejati – Sahabat Paburung tentunya sudah pada hapal dengan burung yang satu ini. Burung kacer merupakan burung dengan sifat fighter atau burung petarung, sehingga sampai saat ini kelas kontes burung kacer selalu ramai. Burung kacer mempunyai beberapa keunikan saat diadu atau dilombakan. Suara lantang dan ekornya terbuka sperti kipas, yang sering disebut sobat paburung dengan istilah ngobra. Burung kacer badannya bisa meliuk – liuk saat lomba atau beradu, badannya yang tegap, kaki mencengkram kuat dan berdiri kokoh serta leher sampai kepala nya meliuk seperti dibatek dalam istilah bahasa Sunda.burung kacer ngobra

Tidak mudah untuk mencetak atau menjadikan burung kacer menjadi petarung sejati, yang dirumah biasa nya koar – koar tidak terkalahkan, di arena kontes belum tentu tetap stabil. Perlu ketekunan, keuletan, kesabaran dan konsisten dalam merawat burung kacer ini. Pemilik burung harus terlebih dahulu mengenali karakter burung jagoannya. Buka ekor dan ngobra menjadikan burung kacer ini ramai dibicarakan sahabat kicau paburung, semua hal itu merupakan keunikan burung petarung ini. Lalu bagaimana merawat atau solusi burung kacer yang tidak mau buka ekor saat lomba (ngadu)..? pertanyaan yang seringkali saya dengar dan jawabannya sudah saya tulis pada artikel bertuliskan judul dengan huruf biru tersebut.

Keunikan lain dari burung kacer adalah mbagong. Mbagong adalah sifat bawaan burung kacer. Sebagian dari anda mungkin belum tau apa itu mbagong. Mbagong sering juga disebut ngebalon, yaitu tubuh kacer mengembung seperti balon atau mirip seperti kuda laut.

Kenapa burung kacer mbagong..?

Seperti yang dikatakan tadi, mbagong adalah sifat bawaan kacer. Burung yang sering menjadi juara pun terkadang mbagong, itu berdasarkan fakta dari teman saya yang memiliki kacer mbagong, ikut lomba dan bisa jadi juara. Jadi, burung kacer yang mbagong saat diadu atau dilombakan tidak bisa disimpulkan bahwa burung tersebut jelek atau tidak punya tipikal petarung.burung kacer mbagong

Mbagong bisa dikarenakan salah setingan, pemberian EF ( extra fooding ) yang terlalu banyak seringkali menjadi penyebab yang sudah umum terjadi. Mental burung pun sangat berpengaruh, burung kacer yang mental nya kurang bagus akan cepat mbagong dan susah untuk bunyi kembali pada saat lomba, tapi jika sudah selesai lomba, ia akan lebih agresif dengan cara dijauhkan dahulu dengan burung lain. Selanjutnya adalah faktor usia burung, Kacer yang memiliki usia lebih tua biasanya mentalnya lebih bagus, lebih bisa memperrtahankan durasinya untuk tidak mbagong saat dilombakan. Namun usia juga bergandengan dengan istilah jam terbang, burung kacer yang sudah tua pun apabila tidak sering dilatih untuk diadu atau dilombakan bisa mbagong dan dikalahkan oleh burung yang sudah biasa  dilombakan walau usianya lebih muda. Burung muda yang memiliki jam terbang lebih dari burung yang sudah tua biasa disebut dengan istilah burung mapan lapangan, mental dan kerakter petarungnya tumbuh dilapang atau arena lomba karena dia sudah terbiasa diadu.

Kesimpulannya adalah, sifat mbagong burung kacer bisa diminimalisir atau bahkan bisa dihilangkan saat lomba, namun hal ini tidak mudah, bukan hanya faktor keberuntungan, yang harus pertama kali diperhatikan sebelum lomba adalah kesehatan dari burung yang akan dilombakan. Burung kacer yang fit akan memiliki stamina yang kuat, mentalnya pun akan semakin membara. Dia akan mempertahankan kicauannya dengan gaya bertarung layaknya ksatria di medan perang yang tak ada takutnya.

Berikut ini Paburung akan membeberkan rahasia juara dalam merawat burung kacer sehingga menjadi juara saat dilombakan. Rahasia ini tidak hanya dari satu sumber, Paburung mendapatkan informasi dari beberapa sahabat kacer mania di komunitas. Dari semua sumber informasi, Paburung mencoba menyimpulkannya, bahwa ternyata burung kacer memiliki karakteristik yang berbeda – beda. Jadi setingannya tidak bisa disama ratakan, maka dari itu hal yang harus dilakukan oleh pemilik burung burung adalah adalah memantau dan mengenali karakter dari burung kacer jagoannya.

Cara merawat burung kacer agar menjadi burung petarung sejati :

1. Pakan burung – Pilih pakan burung yang cocok untuk burung jagoan anda, banyak nya merek pakan burung mulai dari yang lokal sampai yang impor, membuat paburung tidak tidak bisa merekomendasikan anda harus memakai pakan jenis dan merek apa. Namun paburung hanya menyarankan sesuaikan saja pakan untuk burung petarung ini dengan isi dompet dan kesukaan burung, karena pakan yang impor dengan harga mahal pun belum tentu cocok dengan burung kacer jagoan anda.

2. Jadwal mandi – Burung kacer bukan tipe burung yang suka mandi sendiri didalam sangkar, jadi anda sebagai pemilik nya harus dengan rutin memandikan burung, yaitu pada pagi hari dan sore hari. Caranya bisa denbgan disemprot, atau dimandikan di keramba lebih bagus. Pemandian yang rutin dimaksudkan agar burung selalu sehat dan segar bugar, air mandinya sebaiknya ditambahkan shampo atau obat husus untuk burung agar burung kesayangan anda terbebas dari kutu. Burung yang rutin dimandikan akan memiliki bulu yang sehat dan mengkilap. kacer mandi keramba

3. Penjemuran – Lakukan penjemuran setelah dimandikan, jemur burung 1-3 jam, kemudian angin – anginkan. Penjemuran dimaksudkan agar burung lebih segar, lebih lincah dan lebih sehat. Lakukan penjemuran secara rutin, dan jangan sampai burung anda dijemur sampai nganga karena kepanasan. Biasa nya burung akan mengoceh dan mengeluarkan suara isiannya saat dijemur, apalagi jika mendengar suara burung lain terutama yang sejenis. Penjemuran juga bermanfaat dalam pembakaran lemak pada tubuh kacer terutama untuk kacer yang kegemukan.

4. Pengembunan – Pengembunan dilakukan mulai dari subuh hari, pada awalnya mungkin burung tidak bersuara saat di embunkan, namun jika sudah biasa anda bisa memantau perkembangannya. Karena pengembunan ini dimaksudkan agar volume suara burung naik lebih keras ( nyaring ), istilah ini biasa nya dikenal dengan sebutan ngeplong. Suasana yang dingin akan menimbulkan hasrat bunyi pada burung yang diembunkan, karena dengan dia berbunyi, suhu tubuh nya akan naik. Suhu dingin dan juga udara yang begitu segar akan memancing burung lebih rajin berkicau ngeplong.

5. Pemasteran ( suara terapi ) – Burung kacer adalah burung petarung yang pintar dan memiliki memory yang kuat, sehingga burung kacer mudah dimaster apabila anda ingin memasternya dengan suara tarung dari burung jenis lain yang anda suka. Apabila anda merasa sudah cukup dengan suara isian yang sering dinyanyikan kacer kesayangan anda, anda bisa mengganti suara pemasteran dengan suara terapi. Bagaimana cara memaster burung yang benar..? Paburung sudah pernah menulisnya pada artikel berjjudul 3 waktu terbaik untuk memaster burung kicau.

Paburung merekomendasikan burung dimaster dengan suara alam atau suara air yang mengalir dialam bebas, anda bisa dengan mudah mendownloadnya di internet. Suara terapi yang diulang – ulang pada mp3 atau dengan hp dimaksudkan memberi efek ketenangan pada kacer, Burung seakan – akan ada di alamnya. Hal ini juga sering dilakukan pada burung kacer yang stres karena kalah diadu, perjalanan jauh atau pemulihan setelah dia sakit atau setelah mabung. kandang umbaran kacer

6. Umbaran – Sahabat Paburung pasti sudah tahu dengan istilah umbaran. Yaitu burung dimasukan ke kandang umbaran, kandang dengan ukuran besar dengan panjang biasanya 1-3 meter. Hampir semua burung aduan minimal seminggu sekali harus diumbar, begitu pula dengan burung petarung yang satu ini. Burung yang diumbar akan merasa senang, kerena dia bisa terbang lebih leluasa dan kepakan sayapnya lebih bebas. Selain itu, hal ini dimaksudkan agar burung lebih sehat, gesit dan napasnya menjadi lebih panjang. Suaranya pun lebih ngeplong dan durasi juga stamina saat dilombakan sesuai dengan yang diharapkan. Mengapa burung petarung harus olahraga di umbaran..?

7. Pelatihan – Latih burung kesayangan anda untuk diadu, diadu disisni bukan berarti diadu dialamnya, maksudnya bukan bertarung fisik, melainkan beradu dalam hal berkicau. Hal ini dilakukan agar burung terbiasa diadu, latihan ini dilakukan agar burung dapat lebih cepat beradaptasi pada nanti saat dilombakan. Latih burung beradu minimal 6-7 burung sejenis, anda bisa melakukannya dengan teman sehobi atau tetangga yang memiliki burung kacer.

8. Vitamin dan suplemen – Seiring dengan jumlah peminat burung kicau semakin meningkat, memotifasi banyak orang atau perusahaan untuk memproduksi vitamin dan suplemen burung sebagai pelengkap pakan harian. Burung lomba memang memerlukan suplemen dan vitamin untuk meningkatkan stamina dan kesehatan burung tersebut. Ada juga produk untuk membuat burung lebih lantang dan rajin berkicau dengan istilah gacor. Namun pilihlah obat, vitamin atau suplemen yang tidak menjadi racun bagi burung kesayangan anda. cangkilung

9. Extra fooding – Pada dasarnya burung kacer adalah burung petarung pemakan serangga, jadi EF yang diberikan hanya berbentuk hewani. EF yang biasanya diberikan pada burung kacer adalah, jangkrik, kroto dan cangkilung. Berikan EF setiap hari dengan setingan atau takaran yang selalu konsisten, misalnya berikan jangkrik pagi 7 ekor dan sore 5 ekor. Kroto berikan seminggu sekali saja. EF yang paling bagus menurut paburung adalah cangkilung, yaitu ulat putih dengan tekstur lembut yang hidup pada ruas bambu besar yang sudah mati setengah, misalnya bambu yang setengah batangnya roboh, putus atau membusuk, maka dari itu cangkilung juga sering disebut ulam bambu. Mungkin tak banyak yang mengetahui cangkilung ini, karena sangat jarang dan sulit mendaptkannya. Sekalinya pun ada di kios, cangkilung ini akan dengan segera diserbu para penghobi burung, walaupun dengan harga yang lebih mahal dibandingkan dengan EF lain.

9. Mandi tanah – Mungkin tak banyak yang tahu dengan terapi yang satu ini. Dialam bebas bebas, sering kali burung kacer ini mandi tanah, yaitu mandi dengan media tanah kering bukan di air. Lakukan terapi mandi tanah 2 kali seminggu agar kacer kesayangan anda merasa di di alamnya. Ini merupakan salah satu rahasia juara. Saat mandi tanah, berikan EF seperti jangkrik atau undur – undur. Biarkan EF tersebut hidup dan bergerak bebas di media tanah untuk mandi. Cara atau tempatnya anda bisa lakukan di keramba, namun medianya bukan air, melainkan tanah kering yang bersih.

10. Lombakan – Penghobi burung memiliki dua karakter dan maksud memelihara burung. Ada yang hanya untuk di rumah dengan istilah lain burung rumahan, ada juga burung kontes yaitu untuk di lombakan. Jadi anda tak percuma merawat burung kacer dengan sabar dan susah payah. Kerja keras kita akan terbayar apabila burung mau berbunyi saat lomba. Kalah menang sudah biasa namun hal itu tidak membuat penghkontes burung kacerobi lomba kapok. Malah akan semakin semangat untuk mengikuti lomba.

Burung kacer yang menjadi petarung di arena lomba akan memiliki mental yang bagus seiring jam terbangnya yang sering dan terbiasa disuasana remainya tempat lomba. Jam terbang sering kali menjadi faktor paling kuat menang atau kalahnya burung saat dilombakan. Paling tidak burung jagoan kita yang sudah sering mengikuti lomba akan berkicau maksimal, durasi dan gaya bertarungnya akan semakin makan. Burung yang sudah sering atau sudah biasa dilombakan akan semakin kecil kemungkinannya mbagong pada saat dilombakan. Kecuali anda salah menyeting EF sebelum lomba atau burung kurang fit saat lomba.

Faktor sangkar tidak terlalu berpengaruh pada burung kacer lomba, jadi anda bisa menempatkan di sangkar husus untuk lomba hanya 1-2 hari sebelum lomba. Sedangkan untuk harian, anda bisa memakai sangkar harian, sehingga sangkar husus untuk lomba milik anda tetap kinclong.

Konsistensi, ketekunan, ketelatenan dan kesabaran dalam merawat burung kesayangan anda merupakan kunci penting untuk menghasilkan burung juara. Rawat burung anda dengan penuh kasih sayang, sehingga burung termotifasi memberikan timbal balik kepada anda bekerja maksimal saat dilombakan.

Sedikit tips dari Paburung, burung kacer untuk dilombakan sebaiknya tidak dijinakan, karena sangat beresiko burung tersebut mbagong saat lomba. Sedikit fakta dari curhatan seorang teman, burung yang dirumah lebih jarang bersuara, lebih bekerja maksimal di lapangan. Sedangkan burung yang gacor dirumah, kerja dilapangannya kurang maksimal. Namun itu dialami hanya sebagian kecil saja.

Terimakasih sudah membaca, semoga bermanfaat. Salam ngobra dari Paburung. Wikwikwiw…….. 😀

2 thoughts on “10 Rahasia para Juara merawat KACER menjadi burung petarung sejati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *