Mari Belajar Cara Berternak Burung PLECI

Posted on

Mari Belajar Cara Berternak Burung PLECI – Burung pleci atau sering juga disebut dengan nama burung kacamata kini masih tetap menjadi nominasi burung yang paling populer di dunia hobi burung kicau. Memang bukan hanya omongan belaka, alasan tersebut berdasarkan bukti hasil survey bahwa disetiap daerah yang sering menyelenggarakan lomba burung berkicau, kelas untuk burung pleci selalu dinantikan dan selalu full gantangan.

Pleci si burung mungil dengan berjuta keistimewaannya telah memikat hati para penghobi burung kicau hususnya sobat plecimania yang menggemarinya. Burung pleci tersebar luas di setiap daerah di Indonesia, tak heran pada pleci juara sering disebutkan asal daerah burung pleci tersebut. Sehingga persaingan burung pleci dari berbagai daerah asalnya semakin meramaikan suasana saat lomba.ternak burung pleci

Walaupun ukuran tubuhnya termasuk burung kecil, suara burung pleci yang sudah jadi atau mapan untuk dilombakan sangat nyaring. Seiring semakin meningkatnya penghobi burung kicau, burung pleci termasuk salah satu nominasi burung petarung terpopuler di tahun 2016. Hal itu menyebabkan permintaan pasar burung pleci semakin meningkat dan perburuan semakin banyak. Hal tersebut menimbulkan kehawatiran berdampak pada punahnya burung pleci di alam bebas. Maka tak heran ada sedikit orang atau komunitas yang melepaskan burung pleci dengan harga dan kualitas yang sangat baik kembali dilepas ke hutan.

Kehawatiran akan kepunahan ini menimbulkan inisiatif seorang plecimania untuk menangkar atau membreding burung pleci dan dengan kerja keras, keyakinan, kesabaran serta ilmu breding yang dimilikinya membuahkan hasil, walau perjalanan berternak burung pleci ini tidak mudah seperti berternak burung kenari, dengan melewati beberapa kali kegagalan. Ilmu dan pengalamannya berternak pleci yang ia share sudah banyak ditiru dan diterapkan sobat plecimania lainnya. Alasan lain menangkar burung pleci adalah mengambil keturunan dari pleci yang memiliki katuragan atau trah juara, sehingga diharapkan anakannya pun bisa menjadi juara seperti indukannya.

Mari Belajar Cara Berternak Burung Pleci: 

ternak burung pleci

1. Kandang Untuk berternak – Untuk berternak yang hanya satu indukan, anda bisa memakai kandang harian yang berukuran besar, misalnya kandang untuk kenari, kacer dsb. jauhkan sangkar dari tempat ramai agar burung tidak mendengar atau melihat suara pleci atau jenis burung lainnya dan  agar burung mau kawin atu tidak merasa terganggu.

2. Sarang untuk Bertelur – Sarang yang disediakan bisa membuaat sendiri dari botol aqua sedang bagian yang dekat dengan tutupnya, kemudian diberi sabut kelapa. sebaiknya gunakan lem untuk jaga-jaga jika sarang diacak-acak indukan pleci. atau membeli yang sudah jadi di kios burung. Sebaiknya siapkan 2 atau 3 sarang dalam sangkar tersebut agar pleci bisa memilih sangkar mana yang menurutnya paling nyaman.

3. Memilih Indukan – Anakan yang diharapkan tentunya yang berkualitas, maka pilihlah Indukan yang memiliki bakat dan kualitas sangat baik, atau memiliki katuragan/ trah juara. Sebaiknya pilih indukan yang usianya sudah mapan, dengan tujuan birahinya sesuai dan mau kawin.

4. Menjodohkan Indukan – Tahapan ini merupakan tahapan yang dianggap paling sulit. karena tidak sedikit burung yang kelihatannya berjodoh, namun tidak mau kawin. Hal tersebut biasanya dipengaruhi oleh usia burung pleci indukan atau bisa juga karena birahi yang belum memenuhi syarat untuk pleci mau kawin.

ternak burung pleci

5. Pakan – Pakan sangat berpengaruh pada birahi pleci yang sedang dikawinkan. Sebaiknya berikan pakan penuh nutrisi, bisa memberikannya buah-buahan atau extra puding berupa serangga dengan jumlah aga banyak dengantujuan birahi pleci memenuhi syarat agar sepasang pleci mau kawin.

6. Tahap bertelur – Jika sudah sampai tahapan ini sudah alhamdulillah, tinggal perawatan selanjutnya, sebaiknya burung jangan sering dilihat atau dikontrol, apalagi sampai kandangnya dipindah-pindahkan. Karena dihawatirkan pleci merasa ketkutan atau stres dan berakibat sarang berisi telur diacak-acak. Jumlah telur burung pleci rata-rata 2-3 butir. Jika telur sudah lebih dari 2, sebaiknya pisahkan indukan jantan pleci, agar sang induk lebih konsentrasi untuk mengerami telurnya.

7. Tahap penetasan – Saat telur sudah menetas, sebaiknya burung jangan dulu diganggu, biarkan dia dirawat terlebih dahulu oleh induknya. Telur yang bisa menetas hanyalah telur yang dibuahi atau memiliki embrio saja. Telur dara atau telur generasi pertama biasanya tidak dibuahi sang jantan, sehingga jarang menetas. Namun pada generasi kedua barulah sistem reproduksi dua sejoli ini sempurna untuk diternakan. Lamanya telur untuk menetas biasanya sama seperti lama menetasnya telur burung kenari  yaitu 21 hari.ternak burung pleci

8. Perawatan anakan sampai turun sarang – Biasanya burung bisa dipisahkan dari induknya atau diturunkan setelah anak pleci berusia 10 hari. biarkan dulu sang induk melolohnya, sampai anakan calon juara terlihat sehat, membuka mata dan lahap maknnya.

9. Perawatan setelah anakan turun sarang – Burung anakan pleci diberi tempat yang bisa berupa kardus kecil dan diberi lampu pijar 5 watt, seperti anda merawat anak ayam. Agar anakan pleci tidak kedinginan dan dapat bertahan hidup. Lakukan pemberian makanan dengan cara melolohnya setiap 2 jam sekali, pakan bisa berupa voer halus yang diberi air, sehingga menjadi seperti bubur, atau bisa diberi pisang yang dihancurkan terlebih dahulu. Jangan biartkan burung kelaparan, jika dia berteriak berarti dia merasa lapar.ternak burung pleci

10. Perawatan setelah anakan bisa makan sendiri – Jika anakan sudah bisa makan sendiri, anda mulai merasa lega, tahapan selanjutnya adalah memberinya suara masteran. Memory otak pada burung anakan akan cepat merespon dan burung cepat hafal sehingga pada saat dia dewasa dia bisa menirukannya dengan faseh dan biasanya menjadi ciri has atau isian yang akan sering dia nyanyikan setelah gacor. Anda bisa mendownload suara masteran pleci juara paling favorit disini.

Jangan mudah menyerah, jika mengalami kegagalan berarti ada salah satu faktor yang kurang diperhatikan atau terlewatkan. Teruslah berusaha sampai akhirnya anda sukses menangkar atau membudidayakannya.

Terima kasih sudah belajar dengan membaca artikel ini, semoga bermanfaat.

Salam sukses dari Paburung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *