Bagaimana Cara Merawat Burung Pleci Di Musim Hujan..?

Posted on

Bagaimana Cara Merawat Burung Pleci Di Musim Hujan..? – Pertanyaan yang kerap terdengar dari beberapa obrolan sobat kicau mania hususnya yang bergelut di bidang hobi merawat burung pleci atau yang disebut plecimania. Saat musim hujan datang seperti sekarang ini, terkadang sobat plecimania kerepotan dalam merawatnya. Kenapa demikian…? Karena pada saat musim hujan tiba, intensitas cahaya matahari berkurang, sedangkan kita tahu bahwa cahaya matahari sangat berperan penting dalam hal perawatan semua jenis burung untuk dijemur.

cara merawat pleci

Dibeberapa daerah, jika musim penghujan tiba maka aktifitas sehari-hari mereka terganggu. Jangankan untuk merawat burung, berangkat kerja aja terkadang sulit. Terkadang hujannya tak berhenti seharian, terkadang hujan tersebut disertai angin kencang bahkan sampai menyebabkan banjir. Beruntunglah sobat yang berada di kawasan yang dataran tinggi, sekalipun musim hujan datang, keadaan tidak seburuk yang dibayangkan. Hujan mungkin saja tidak turun selama seharian, namun matahari enggan menampakan sinarnya. Meskipun demikian, tetap saja tubuh akan terasa dingin saat musim hujan tersebut. Manusia mungkin bisa mengenakan jaket agar suhu tubuhnya tetap hangat. Lalu bagaimana dengan burung yang kita pelihara didalam sangkar..?

Berikut ini saya akan sedikit menyampaikan beberapa tips dalam merawat burung pleci disaat musim penghujan. Karena banyak juga yang menanyakan perawatannya ketika burung-burung plecinya mulai mengalami penurunan performa, kesehatan terganggu, bulu mengembang, flu,serak dsb. Sebelum hal yang tak diinginkan itu terjadi, sebaiknya kita melakukan pencegahan dengan pola rawatan yang tepat di musim hujan ini terutama untuk sobat yang memiliki kesibuka di luar rumah atau bekerja aga jauh dari rumah. Mungkin terkadang kendala di musim hujan adalah malas berangkat karena hujan. Hujan tidak bisa dijadikan alasan, tetap sja ada cara untuk mengejar waktunya. Cara-cara tersebut juga harus didapatkan oleh burung-burung yang dipelihara didalam sangkar.

Tips Merawat Burung Pleci Di Musim Hujan

1. Berusaha menjaga suhu tubuhnya – pada umumnya burung pleci sangat menyukai cuaca panas, sehingga seringkali mereka sulit beradaptasi dilingkungan yang suhu udaranya dingin.

cara merawat pleci

  • Lampu pijar – Cahaya lampu pijar bisa sedikit menghangatkan tubuhnya, hal ini dilakukan terutama jika huja berlangsung seharian tanpa henti. Burung sebaiknya tidak dikeluarkan dari rumah, melainkan disimpan ditempat semacam kamar yang disertai lampu pijar sebagai penghangatnya. Walaupun jauh tidak seimbang dengan hangatnya sinar matahari, hal tersebut akan sedikit membantu menjaga suhu tubuhnya agar tidak kedinginan.
  • Kerodong – Kerodong juga dimanfaatkan untuk menjaga suhu tubuh burung pleci. Jika hujan turun disertai angin kencang, suhu akan semakin dingin. Cara mengkerodong sangkar bisa sedikit membantu burung terhindar dari kedinginan dan masuk angin.
  • Di simpan berdempetan sangkar – Biarkan sangkar berjejer rapat, hal tersebut akan menjadi motifasi burung lebih bergerak sehingga suhu tubuhnya naik. Mereka juga akan merasa bahwa mereka ada dalam satu koloni yang saling menjaga. Bisa juga dengan memasukannya kedalam sangkar koloni.
  • Jemur – Penjemuran saat musim hujan tentunya tidak akan poll seperti musim panas, karena matahri jarang sekali muncul. Cuaca di luar terkadang tidak menentu, panas sebentar kemudian hujan lagi, panas lagi dan hujan lagi. Ketika matahri muncul, jika sobat sedang berada di rumah, sebaiknya burung dijemur walaupun waktunya hanya sebentar dan tetap stendby jaga-jaga takutnya hujan turun mendadak.
  • Posisi penyimpanan sangkar – Jika burung di simpan di luar rumah, sebaiknya hindari tempat yang biasanya tertiup angin kencang. Jika mungkin awalnya sangkar ditempatkan di teras bagian ujung teras, saat musim hujan bisa lebih ke dalam posisinya, agar angin tidak terlalu kencang meniup burung.

2. Memperhatikan pakan – Pakan yang saya maksud adalah semua pakan termasuk pula minumannya.

  • Voer – Sebaiknya pemberian voer jangna banyak-banyak agar bisa diganti setiap hari. Jika voer tidak habis dalam sehari, periksa voer tersebut. Jika voer terlihat berjamur, karena cuaca lembab, percikan air hujan atau air bekas mandi burung seringkali menimbulkan jamur pada pakan burung. Akan sangat disayangkan jika dalam keadaan tersebut voer masih banyak dan harus kita buang, maka sebaiknya pemberian voer diperkirakan cukup untuk sehari itu saja agar besoknya cepuk diganti voer yang baru.
  • Extra fooding – sebagaimana yang kita tahu, bahwa extra fooding merupakan sumber protein yang diperlukan burung. Extra fooding berupa serangga hidup bisa menaikan birahi burung. Dengan begitu suhu tubuh burung ikut naik jika burung diberi pakan serangga hidup. Serangga hidup yang diberikan misalnya ulat hongkong, dimana kita tahu “manfaat ulat hongkong untuk burung pleci”. Kemudia kroto dan juga jangkrik Serangga-serangga atau EF tersebut diberikan dengan jumlahnya sedikit dinaikan demi meningkatkan suhu tubuh burung tersebut.
  • Minuman – Sesekali beri minuman yang mengahangatkan. Misalnya madu yang biasa diberikan pada burung diberi sedikit jahe untuk lebih mengahangatkan suhu tubuh burung. Beri pula vitamin untuk lebih menjaga kesehatan burung, meningkatkan sistem imun burung dan burung menjadi lebih lahap makannya.

cara merawat pleci

3. Perhatikan kebersihan sangkar – Sangakr yang bersih akan membuat burung lebih nyaman berada didalamnya. Jika burung sudah merasa nyaman, burung akan betah, terhindar dari penyakit yang timbul dari kotoran burung dan burung akan rajin berkicau.

  • Pada saat musim hujan, kotoran burung akan lebih cepat berjamur karena cuaca berubah menjadi lembab. Sebaiknya bersihkan sangkar setiap pagi dan sore hari sebelum burung dimasukan kedalam rumah untuk diistirahatkan.

Tanda-tanda burung Sakit atau tidak bisa beradaptasi di musim hujan

Jika penangan atau perawatan kurang  diperhatikan, tidak menutup kemungkinan hal yang tidak kita inginkan terjadi menimpa burung kesayangan kita.

  • Bulu-bulunya berkembang atau mengembang, burung terlihat merinding kedinginan. Tubuhnya pun terlihat mengembung seperti balon. Jika mengalami demikian, sebaiknya burung jangan dulu disimpan diluar rumah karena akan lebih kedinginan, baik oleh cuaca karena hujan maupun karena tiupan angin yang kencang. Simpan saja didalam ruangan yang aga hangat, bila perlu tetap dikerodong dan simpan dibawah lampu pijar yang menerangi ruangan tersebut.
  • Burung menjadi malas bunyi – Karena suhu diluar lebih dingin dari pada suhu tubuhnya. berikan EF dengan sedikit menaikan jumlahnya.
  • Burung menjadi malas makan – Perikasa pakan berupa voer yang tersedia. Bisa saja voer tersebut terkontaminasi oleh bakteri yang menyebabkan timbulnya jamur pada voer tersebut. Sebaiknya voer diganti setiap harinya.
  • Burung loyo atau tidak bergairah – Jika burung terlihat lemas dan tidak bergairah, perhatian harus lebih ditingkatkan pada burung tersebut. Memberikan multivitamin, menaikan EF, menaruhnya di tempat hangat, mengkerodongnya dan bisa juga dengan memberinya untulan cewean dengan cara disatu sangkarkan.
  • Mata sayu, kadang tertutup sebelah – Jika burung terlihat seperti itu, berarti burung mengalami sakit dan harus segera ditanagani.
  • Kotorannya terlihat encer – Itu karena burung mencret, penyebabnyabisa saja karena voer yang dimakannya terkontaminasi bakteri sehingga menyebabkan masalah pada organ atau saluran pencernaan burung tersebut.

cara merawat pleci

Burung pleci seperti yang kita tahu merupakan burung yang senang mandi dan ujan-ujannan. Tapi hal itu berlaku untuk burung pleci yang masih dialam bebas. Nalurinya sendiri bisa mengatur kapan dia mandi, kapan dia hujan-hujanana, kapan dia berjemur dan bagaimana mereka berlindung dari hujan yang turun deras, tiupan angin kencang dan juga petir yang menyambar. Mereka tahu apa yang harus mereka lakukan dialam bebas, sangat jauh berbeda dengan keadaan dimana mereka berada didalam sangkar.

Meskipun pleci menyukai suara air hujan yang turun, tetapi sang pemilik harus lebih memperhatikan kesehatan burung-burung kesayangannya. Ketika musim hujan tiba, sang pemilik harus pintar-pintar menjaga kesehatan burung mereka. Melindungi mereka dari hujan dan  tiupan angin yang bisa saja membuat mereka sakit. Jika burung-burung di rumah sudah sakit, mereka biasanya malas bunyi dan malas makan, jika sudah demikian, barulah kita sadari mungkin karena perawatan yang kurang tepat saat musim hujan.

Mencegah lebih baik daripada mengobati.

Terimakasih sudah menyimak, salam ngalas dari Paburung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *