CENDET (Pentet/toed), Si Predator Petarung Sejati

Posted on

CENDET (Pentet/toed), Si Predator Petarung Sejati – Sobat Paburung tentunya sudah hafal sekali dengan satu burung yang bisa dibilang melegenda di dunia perkicauan. Tapi mungkin sebagian dari sobat Paburung baru ingin memeliharanya, jadi baru mencari tentang informasinya. Seperti yang saya bilang tadi, burung cendet yang juga sering disebut PENTET/TOED sudah sangat bersahabat dengan dunia hobi kicau. Entah tahun berapa burung cendet ini menemui puncak kepopulerannya, namun pada saat itu, belum ada kelas lombanya. Burung yang saat itu merajai dunia lomba burung kicau yaitu burung kelas titiran (perkutut).
Burung Cendet sudah saya dengar namanya sejak saya masih kecil, ketika itu saya teringat seorang ibu yang menjuluki anaknya si toed (nama lain untuk cendet) karena anak tersebut luarbiasa bawelnya. Ya, bawel seperti burung cendet yang bawelnya tak terkalahkan.

pendet predator
pendet predator

Julukan si bawel untuk cendet mengikuti perkembangan zaman, dan pada generasi hobi kicau saat ini, kata bawel tersebut kita ganti menjadi gacor, seperti halnya burung-burung lain yang bawel mendapatkan julukan gacor. Tak apalah, maksud dan intinya sama-sama saja ingin menggambarkan kepintaran burung tersebut.

Burung cendet merupakan burung predator yang ditakuti dialamnya, dia terkenal ganas dan tidak ada kata ampun bagi apa saja yang menggagunya, misalnya burung lain apalagi burung yang mengganggunya burung yang lebih kecil darinya. Walaupun burung cendet termasuk burung petarung yang bisa dijinakan dan nurut kapeda pemiliknya, tetapi naluri berburunya sebagai sang predator terkadang muncul. Misalnya jika dia telat diberi pakan, atau dia sedang sangat ingin memakan extra fooding (ef) seperti jangkrik, UH, belalang, dsb.

Sebagian sobat paburung yang menggemari burung cendet ( cendet mania ), terkadang melakukan sebuah terapi ekstream pada burung cendet jagoannya. Terapi ini adalah dimana burung kecil seperti pipit atau gorejra dimasukan kedalam sangkar cendet yang sudah diterapi lapar terlebih dahulu. Denan dimaskannya nurung kecil, maka naluri berburu buruung cendet akan timbul dengan sendirinya, hal ini dimaksudkan untuk mengembaikan mental burung cendet sebelum dilombakan. Sebagai burung predator yang sedang kelaparan, cendet tidak akan memberi ampun burung yang memasuki kawasannya. Burung kecil yang ditangkapnya akan dicabik-cabik dan dimakannya sampai habis. Pilihan lain untuk menaikan birahi dengan mengembalikan mental pemburunya yaitu dengan memberikan hewan yang namanya orong-orong. Hewan ini bentuknya seperti kadal, namun ukurannya lebih kecil.

Sebagai burung petarung, cendet merupakan burung petarung yang mudah jinak, dia juga sangat mudah beradaptasi dengan pemilik dan juga lingkunganya. Kepintarannya menirukan suara burung lain, menjadikan suatu yang istimewa bagi burung yang super bawel ini. Sehingga dia selalu eksis dan diperbincangkan di even-even kontes burung kicau.

Perawatan burung cendet tidak terlalu sulit, sama halnya dengan burung-burung kicau lainnya. Dia tidak sulit makan, pakan apa saja yang diberikan pasti dimakannya. Namun Untuk perawatan menjelang lomba, pastilah ada sedikit setingan lomba yang dilakukan pemiliknya agar cendet jagoannya bisa tampil maksimal dan merajai jalannya lomba.

Selain sebagai burung petarung untk dilombakan, cendet juga sering kali menjadi pemaster burung lain di rumah. Hal itu dikarenakan cendet selalu kaya dengan isian-isian suaranya yang mulai dari halus sampai suara yang kasar, suara ngoceh pelan sampai yang menjerit-jerit ngotot, pokoknya dia layak deh buat dijadiin masteran. Hehe…. Gaya bertarung burung cendet sangat ngotot dan agresif. Tak heran jika dia sedang beradu di kontesan, para pengemar burung cendet selalu ramai dan membuat kekseruan tersendiri.
Sebenarnya tak aka nada bosannya jika sudah membahas burung predator yang satu ini, dia merupakan burung predator pertama yang selalu eksis diajang even perlombaan burung kicau.
Kita sudahi dulu topic cendet si predator petarung sejati ini, kita bahas lagi di postingan berikutnya, tentang perawatan dan tips supaya cendet menjadi juara lomba.

Terimakasih sudah menyimak, semoga brmanfaat dan saya do’a kan agar cendet jagoan sobat lebih gacor dar der dor dan menjadi juara ketika dilombakan.

Salam sukses dai Paburung.

Gravatar Image
Seorang Karyawan Pabrik yang Gemar & Hobi Memelihara BURUNG KICAU

One thought on “CENDET (Pentet/toed), Si Predator Petarung Sejati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *