Kelebihan dan Daya Tarik Emprit jepang (emje)

Posted on

Kelebihan dan Daya Tarik Emprit jepang (emje) – Bengkalis atau emprit jepang (Lonchura Striata Domestica) merupakan burung finch yang berasal dari daerah Bengalese, Bengala-India dan namanya adalah finch-sharp tailed munia (Lonchura acuticauda). Singkat cerita burung ini dikembangbiakan di Jepang dan dikawinsilangkan dengan burung finch jenis striated munia (Lonchura striata) sehingga menghasilkan varietas burung finch jenis baru yang disebut society finch atau lebih kita kenal dengan nama emprit jepang (Lonchura striata domestica). Karena menangkar burung emprit Jepang (emje) ini dirasa lebih mudah, ada juga yang menyilangkannya dengan burung finch berjambul sehingga menghasilkan keturunan emprit Jepang jambul. Tak heran banyak sobat kicau yang bermotivasi memelihara burung emje ini karena burung import yang mungil ini memiliki banyak kelebihan dan keunikan sehingga burung emprit jepang ini termasuk dalam salah satu dari 10 jenis burung finch yang paling banyak dicari di Indonesia.

emprit jepang (emje)

Kelebihan dan Daya Tarik Emprit jepang (emje)

Keindahan bulu, kicauan dan gaya goyang pinggul saat berkicau merupakan daya tarik yang dimiliki burung finch import yang satu ini. Emprit jepang (emje) ini juga dikenal sebagai burung pengasuh. Hal itu dibuktikan oleh banyak breeder yang menangkar burung kenari, sanger dan blackthroat. Dimana mereka memanfaatkan burung penyayang yang penuh perhatian dalam mengasuh anaknya bahkan sejak masih telur. Emprit jepang (emje) tidak pandang bulu dalam mengerami telur-telur sampai menetas dan kemudian mengasuhnya, melolohnya dengan penuh kasih sayang layaknya pada anaknya sendiri. Kelebihan dalam hal sosialnya itulah yang membuatnya sering dijadikan burung babu yang dititipi telur burung lain untuk dieraminya.

emprit jepang (emje)

Emje sering dimanfaatkan untuk mengerami telur-telur dari burung kenari, blackthroat dan sanger atau burung finch lainnya seperti gouldian finch (gould amadine), zebra finch dll. Karena telur-telur tersebut dierami oleh emje, breeder bisa terus mengawinkan burung-burung tangkarannya agar terus memproduksi telur. Emprit Jepang juga dengan penuh kasih sayang mengasuh, meloloh dan membesarkan burung-burung dari telur titipan tersebut. Tak peduli itu burung apa, namun emje memperlihatkan sifat pengasuhnya sampai piyikan bisa dipisah. Menurut beberapa sobat breeder, burung emprit Jepang yang dititipi telur tidak harus dalam keadaan bertelur atau mengerami telur juga. Cukup dengan menaruhnya di sarang telur, naluri keibu-ibuan dari emprit Jepang akan langsung mengeraminya bahkan nyatanya sang jantan emje pun ikut mengerami telur-telur tersebut secara bergantian dengan betinanya.

Membedakan Emprit Jepang jantan dan betina

Burung emprit Jepang selain memiliki mutasi warna yang menarik, dia juga diberkahi dengan kicauannya yang unik. Namun burung yang rajin berkicau adalah burung pejantan tentunya. Mengetahui jenis kelamin jantan atau betina burung emprit jepang juga sangat perlu, terutama bagi sobat yang hendak memeliharanya untuk ditangkarkan (dikawinkan).

emprit jepang jantan dan betina

Emje memang termasuk salah satu jenis burung monomorfik, dimana antara jantan dan betina memiliki kemiripan fisik yang sulit dibedakan. Para breeder tentunya lebih hafal, terutama yang sudah lama berkecimpung menangkar burung finch jenis ini. Sebagian dai mereka mengemukakan pendapat bahwa membedakan jenis burung emprit Jepang jantan dan betinanya dapat melihat dari ketebalan warna paruh, dimana jantan memiliki paruh hitam pekat sedangkan betina pada paruh bagian bawahnya berwarna putih. Kebanyakan burung jantan juga memiliki motif kalung dilehernya dan motif tersebut tidak dimiliki betinanya.

Lebih tepatnya dengan melihat sifat-sifat burung tersebut, dimana jantan memiliki kebiasaan memanjangkan lehernya sambil mengembangkan bulu-bulu disekitar bahunya. Burung emje jantan juga lebih rajin berkicau, walaupun betina juga berkicau, namun betina tidak memiliki banyak variasi suara dan volumenya lebih lirih dari jantan.

Keuntungan dan Cara menangkar emprit jepang

Kurang afdol rasanya jika sobat memelihara burung emprit jepang hanya pejantan saja, biasanya burung emprit jepang dijual sepasang. memelihara emje sepasang juga bisa sobat manfaatkan untuk mencoba menangkarnya di rumah.

Modal dasar menangkar burung emprit Jepang adalah mengetahui jenis kelamin burung tersebut, kemudian mengetahui usia burung emje itu sendiri. Pada usia berapa burung emje ini siap untuk diternakan…?

menangkar emprit jepang

Burung emprit Jepang bisa dikatakan dewasa setelah mabung pertama yaitu sekitar usia 3 bulan. Namun burung emje ini siap kawin ketika sudak memasuki usia minimal 5 bulan, pada usia tersebut burung emprit jepang yang unik ini bisa ditangkarkan.

Sangkar – Untuk menangkar sepasang burung emprit Jepang tidak diperlukan sangkar begitu besar, penangkaran bisa dilakukan pada sangkar harian yang biasa dipakai dengan ukuran agak besar. Cukup sediakan sarang dan media untuk bertelurnya saja seperti serat sabut kelapa atau pun nanas pada sarang tersebut. Tidak memerlukan waktu lama untuk burung segera kawin dan bertelur. Jumlah telur biasanya berjumlah 4-6 butir. Telur-telur tersebut dierami induk betina dan seringkali bergantian dengan pejantannya terutama saat betina keluar sarang saat makan. Lama pengeraman kurang lebih 16 hari, kemudian telur akan menetas dan anakan burung emprit Jepang akan diloloh oleh induknya. Pada usia 3 minggu, piyikan emje akan belajar terbang dan mulai bisa keluar sarang, pada usia satu bulan, anakan tersebut bisa mandiri dan mulai bisa disapih dari indukannya 2 minggu kemudian.

Menangkar emprit Jepang dalam sangkar ukuran besar seperti sangkar aviary tidak terlalu dianjurkan beberapa breeder, namun ada juga yang bahkan malah menyukainya, menangkar emje dengan cara koloni. Karena jika ditengkarkan secara koloni, burung emje ini memiliki kebiasaan sembarang menaruh telur. Maksudnya adalah mereka bertelur disarang mana saja, tidak beraturan atau terfokus pada satu sarang. Sehingga terkadang satu sarang terisi penuh oleh telur dari beberapa indukan emprit Jepang ini. Bisa juga dengan menyekat sangkar ukuran besar tersebut, kemudian setiap sekat diisi sepasang burung emprit Jepang yang siap reproduksi.

anak emprit jepang

Pakan – Untuk masalah paka, burung finch jenis emprit Jepang sama saja dengan burung finch lainnnya. Emje juga menyukai pakan berupa biji-bijian seperti milet putih (baca: manfaat milet putih) dan pakan biji-bijian yang biasa diberikan pada burung kenari lainnya. Sayuran segar juga sering digantung sebagai sumber vitamin nutrisi yang baik untuk menunjang kesehatannya juga kesuburan reproduksinya. Tulang sotong merupakan sumber kalsium yang biasanya digantung pada  sangkar.

Semua jenis burung finch memang memiliki keunikan, kelebihan dan daya terik masing-masing. Saat ini peminatnya hadir dari berbagai kalangan dan saling berlomba untuk mendapatkan burung finch berkualitas.

Apakah sobat juga mulai tertarik untuk memilikinya, semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Artikel lainnya seputar burung pipit cantik atau burung finch:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *