Gelatik Jawa (Java Sparrow), burung lokal yang Unik

Posted on

Gelatik Jawa atau Java Sparrow (Lonchura oryzivora/padda oryzivora) – Burung gelatik jawa juga masih termasuk jenis burung finch dan merupakan salah satu dari 10 jenis burung finch yang paling banyak dicari. Dimana ciri-ciri dari burung gelatik Jawa atau gelatik wingko/gelatik belong adalah bulu-bulunya yang sangat rapat dan halus. Hampir keseluruhan badannya berwarna abu-abu, kepala dan ekor berwarna hitam, kaki dan paruhnya merah muda dan warna putih pada pipinya. Setelah banyak breeder yang berhasil menangkarnya, baik itu breeder lokal ataupun mancanegara dari Eropa hususnya Belanda membuat burung gelatik Jawa banyak varian warnanya seperti silver, coklat, putih dan blorok.

ciri-ciri gelatik jawa

Daya tarik yang dimiliki burung gelatik Jawa ini tak hanya dari keindahan warna yang dimilikinya, kualitas suaranyapun patut diacungi jempol. Tak heran jika banyak yang memelihara burung ini sebagai burung masteran disamping hiburan mata (burung hias). Sebagian sobat memeliharanya sebagai burung pengisi atau burung masteran salah satunya untuk memaster burung paling merdu di dunia yaitu burung murai batu.

Suara burung gelatik Jawa

Download

Masteran

Download

Saat ini keberadaan burung gelatik Jawa di alam bebas sangat sedikit dan dikatakan hampir punah dari habitat aslinya di alam. Hal tersebut dikarenakan beberapa faktor salah satunya alih fungsi lahan dan kerusakan alam dan juga perburuan liar dalam skala besar. Penangkaran diharapkan dapat menghindari ancapan kepunahan tersebut.

pakan gelatik jawa

Cara menangkar burung gelatik Jawa

Menurut beberapa breeder, menangkar burung gelatik Jawa lebih mudah dibandingkan dengan menangkar burung finch lainnya, misalnya strawberry finch dan zebra finch. Selain pakannya yang lebih mudah, burung ini juga terbilang cepat dalam proses penjodohan dan perkawinannya. Mungkin karena ini burung lokal, jadi burung ini mudah beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Burung gelatik Jawa termasuk memiliki jumlah telur yang banyak, sekitar 4-8 butir namun rata-rata hanya sampai 6 butir saja dan akan dieraminya kurang lebih 18 hari. Piyikan bisa makan sendiri dan belajar terbang saat usia 30 hari, namun dipisah dengan indukannya setelah berumur 45 hari.

cara beternak gelatik jawa

Kandang untuk menangkar burung gelatik Jawa bisa menggunakan sangkar hariannya dengan ukuran kira-kira 30x40x60. Bisa juga menggunakan kandang koloni atau kandang umbaran yang lebih luas. Sarang sebagai media bertelurnya dapat berupa anyaman dari rotan maupun kotak kayu seperti glodog untuk ternak lovebird. Bahan untuk tempatnya bertelur bisa dari rumput kering, maupun serat sabut kelapa ataupun serat nanas. Untuk memancing burung gelatik Jawa cepat bertelur, biarkan serat atau serabut terlihat berhamburan kjeluar ke arah luar glodok.

Sepasang burung gelatik Jawa yang sudah berjodoh dan siap kawin akan terlihat dari sikapnya yaitu mengangkut sarang, bulu-bulunya semakin rapi, sang jantan lebih rajin berkicau dengan sikap yang seperti merayu pasangannya.

Selama proses perkawinan, selalu cek ketersediaan pakan dan minumnya, karena burung gelatik jawa sedikit lebih rakus dalam hal makanan. Tak heran jika dialam bebasnya burung ini selalu berpindah-pindah tempat dengan koloninya ketika stok makanan mulai menurun, mereka akan pindah ke tempat yang lebih menyediakan makanan untuknya.

Membedakan Jantan dan Betina burung Gelatik Jawa

Untuk membedakan jantan dan betinanya lumayan sulit karena burung gelatik Jawa memiliki tingkat kemiripan yang sangat antara jantan dan betinanya. Namun breeder yang sudah ahli dan lama memeliharanya tentunya akan lebih mudah dan paham cara membedakannya.

jantan dan betina gelatik jawa

  • Jantan – Fostur tubuh sedikit lebih besar dari betinanya, pangkal paruh lebih tebal dan warnanya merahnya lebih tegas, warna hitam di kepala lebih pekat, matanya terlihat lebih tajam dan bersinar, suara kicauannya lebih variatif dan lebih gacor dari betinanya.
  • Betina – Betina gelatik Jawa fosturnya terlihat lebih kecil dari sang jantan, pangkal paruh tipis dan warnanya terlihat aga pudar (tidak tegas), warna hitam di kepala aga pudar, sorot mata tidak terlalu tajam dan berbinar serta kicauannya yang monoton.

Pakan burung Gelaik Jawa

Pakan untuk gelatik Jawa ini cukup mudah dan tak jauh berbeda dengan burung finch lainnya seperti burung star finch, terdiri dari beberapa macam biji-bijian yaitu, canary seed, niger seed, milet putih, juwawut dll. Namun gelatik Jawa juga pemakan padi, bahkan dulu burung ini disebut-sebut sebagai hama bagi para petani padi. Dimana mereka akan mendatangi kawasan sawah yang siap panen dengan gerombolannya. Pakan tambahan atau extra fooding yang biasa diberikan berupa Telur rebus, roti tawar, kulit telur dan jagung muda.

Dulu sangat mudah jika untuk sekedar melihat burung gelatik jawa ini di kawasan pesawahan, namun sekarang rasanya begitu sulit. Saya mengharapkan semakin banyak sobat breeder yang menangkar burung unik ini.

Sekian informasi yang bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat.

Terimakasih sudah menyimak, salam hangat dari Paburung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *