JALAK BALI – Cara Merawat, Menangakar, Harga dan Syarat Memilikinya

Posted on

JALAK BALI – Cara Merawat, Harga dan Syarat Memilikinya – Burung yang memiliki ciri has warna putih bersih yang eksotik ini merupakan satu-satunya burung endemik Provinsi Bali. Jalak bali sangat memikat hati bagi setiap orang yang melihatnya. Selain dari bulunya yang putih bersih, burung jalak bali juga memiliki daya tarik dari segi kualiatas suara kicauannya.

Burung jalak bali merupakan burung yang sudah lama dimasukan pada deretan nama burung yang dilindungi. Hal tersebut bukan tanpa alasan, namun karena kelangkaan yang menghawairkan kemungkinan terjadinya kepunahan. Kelangkaan tersebut terjadi karena penangkapan liar secara besar-besaran dan kerusakan hutan sebagai habitat aslinya.

pesona jalak bali

Meskipun ssudah dikategorikan sebagai burung yang dilindungi, namun bukan berarti burung jalak bali ini tidak boleh dipelihara (dimiliki). Sobat kicau boleh memeliharanya dengan Syarat membelinya dari penangkaran dengan sertifikat resmi dan disarankan membeli sepasang dengan maksud agar sobat turut menangkarnya. Membeli burung dari penangkaran tentunya akan dilengkapi sertifikat sebagai tanda bukti dan izin kepemilikan. Burung jalak bali yang tidak dilengkapi sertifikat, maka burung tersebut dikatakan bodong dan melanggar aturan.

Habitat asli burung jalak Bali adalah hutan di wilayah bagian barat Provinsi Bali. Di Bali burung ini lebih dikenal dengan nama Curik Bali. Nama latin dari burung langka ini adalah Leucopsar rothschild dan masih dari suku Sturnidae.

Ciri-ciri burung jalak Bali:

1. Postur – Burung jalak Bali memiliki ukuran tubuh yang sedang. Dari ujung kepala (paruh) sampai ujung ekornya sekitar 25 cm. Hampir sama seperti burung jalak-jalakan lainnya seperti burung jalak suren Jawa si satpam itu.

2. Warna bulu – Warna bulu jalak Bali sangatlah indah nan eksotis. Seluruh warna ditubuhnya berwarna putih bersih. Namun terdapat sedikit warna hitam yang memperindah penampilannya yaitu paada ujung bulu ekor dan bulu sayap.

3. Pipi – Jalak Bali tidak memiliki bulu atau tidak ada bulu yang tumbuh pada bagian pipinya. Namun seperti kulit berwarna biru tua menyala yang melindungi mata dari pangkal paruh memanjang ke bebelakang pipinya.

jalak bali jantan

4. Jambul – Jalak Bali juga memiliki beberapa helai bulu jambul yang akan jelas terlihat apabila burung tersebut sedang berkicau namun sesekali diperlihatkannya walau tidak sedang berkicau.

5. kaki – Jalak bali memiliki kaki yang kekar untuk berdiri tegap dan mencengkram kuat dengan warna keabu-abuan.

6. Paruh – Bentuk paruh Jalak Bali memiliki ciri has. Bentuknya meruncing pada ujungnya dan pada paruh atas berbentuk memipih vertikal. Warna paruhnya hitam tidak pekat dan kecoklatan pad bagian ujungnya.

Burung jalak Bali termasuk burung yang monomorfik atau memeiliki kemiripan yang sangat antara burung berkelamin jantan dan betinanya. Namun menurut beberapa penangkarnya, terdapat beberapa perbedaan yang menjadi acuannya dalam sexing atau menentukan jenis kelamin jalak bali hasil tangkarannya.

Cara membedakan jenis kelamin jalak Bali jantan dan betina (sexing):

Untuk sexing ini biasanya bisa terlihat saat burung memasauki usia satu bulan keatas.

jalak bali jantan dan betina

  • Anakan burung suka berebut makan dan yang paling agresif dan rakus saat rebutan makan adalah burung berkelami jantan. Maka pertumbuhannya pun sedikit berbeda. Sang jantan biasanya akan lebih cepat tumbuh besar. Pada saat usia dewasanya pun ukuran fisik jantan sedikit lebih besar dari betinanya.
  • Burung jalak Bali jantan memiliki mimik muka yang bisa dibilang gahar atau lebih sangar. Menunjukan bahwa dia jantan yang macho. Sedangkan betinanya cenderung bersifat feminim dan tidak terlalu agresif.
  • Beberapa helai bulu pada kepala bagian belakang jalak Bali jantan lebih panjang daripada betinanya. Bulu tersebut akan terlihat seperti jambul dari belakang kepalanya.
  •  Seperti pada burung lain pada umumnya, burung jalak Bali jantan dan betina sama-sama bisa gacor. Namun sang jantan memiliki daya ingat yang lebih kuat dan mampu menyanyikan lebih banyak variasi lagu daripada betinanya.

Sexing ini diperlukan lebih teliti sebelum sobat hendak membelinya. Baik itu untuk dipelihara ataupun untuk ditangkarkan atau dibreding.

Pakan dan Perawatan:

1. Pakan – Selain memakan voer, burung jalak bali merupakan burung yang juga menyukai buah-buahan dan serangga sebagai pakan hariannya. Untuk buah-uahan yang biasa diberikan misalnya pisang, pepaya, apel, jeruk dsb. Untuk pakan serangga biasanya jangkrik, kroto, UH dsb. Pakan serangga tersebut biasanya dijadikan sebagai extra fooding (EF).

(baca: manfaat extra fooding untuk burung kicau).

cara merawat jalak bali bakalan

2. Perawatan – Untuk soal perawatan, burung jalak bali ini termasuk burung yang mudah dalam perawatannya karena burung jalak Bali termasuk burung yang kuat dan cepat beradaptasi.

  • Pakan – Pakan yang diberikan hendaknya pakan yang berkualitas dan disukai burung. Karena tak jarang pakan yang bagus dan mahal tapi tidak disukai burung, sehingga burung tidak mau memakannya. Untuk burung bakalan atau usia muda yang belum terbiasa makan voer, sebaik nya sobat mengajarkannya untuk memakan voer. Adapun tips untuk melatih semua jenis burung memakan voer sudah pernah saya tulis sebelumnya disini. Tips dan trik melatih burung makan voer kurang dari seminggu.
  • Memandikan burung – Burung jalak Bali termasuk burung yang menikmati momen saat mandi. Mandikan burung setiap pagi dan sore hari jika cuaca mendukung dengan cara disemprot atau mandi dikeramba tergantung kebiasaan burung masing-masing. Untuk lebih lengkapnya, tentang cara-cara memandikan burung dan manfaatnya untuk burung kicau bisa sobat baca disini. Beberapa cara dan manfaat memandikan burung kicau.
  • Penjemuran – Burung jalak Bali juga perlu dijemur dalam perawatannya. Penjemuran bermanfaat untuk mengeringkan bulu setelah dimandikan dan juga membantu proses pembakaran lemak dalam tubuh burung agar burung tidak kegemukan. Penjemuran juga bermanfaat untuk membantu proses pertumbuhan burung.
  • Extra fooding – Extra fooding diberikan dengan maksud melengkapi kebutuhan harian tubuh burung. Takaran atau porsi pemberiannya bisa disesuaikan dengan kebiasaan atau setingan masing-masing. Bisa disetarakn dengan setingan EF burung jalak suren Jawa.
  • Teduhkan – Setelah kurang lebih 3 jam dijemur, maka burung teduhkan. Baik itu diteras rumah, maupun pada bagian ranting pohon yang rimbun dan kuat. Biasanya burung yang sudah rajin berkicau akan langsung berkicau saat diteduhkan, namun untuk burung yang termasuk bakalan, mungkin sobat bisa memberinya suara masteran untuk memasternya dan untuk memancingnya berkicau.
  • Pemasteran – Seperti pada poin diatas, pemasteran dilakukan pada burung bakalan yang belum rajin atau sama sekali belum berkicau. Semakain banyak suara yang sobat masterkan, maka semakain banyak pula suara yang nantinya dinyanyikan burung tersebut. karena burung jalak Bali mampu menyanyikan banyak lagu dengan variasi yang sangat bagus. (baca: 3 Waktu terbaik untuk memaster burung agar cepat gacor).
  • Bersihkan sangkar – Kebersihan sangkar harus selalu diperhatikan, selain agar burung lebih nyaman berada didalamnya, keadaan sangkar yang bersih juga dipercaya bisa mamencing burung cepat gacor atau lebih rajin berkicaunya. Kebersihan sangkar juga berpengaruh pada kesehatan burung dan orang yang memeliharanya. (baca: Bahaya kotoran burung untuk amnusia).
  • Kerodong – Pengkerodongan dilakukan pada saat burung diistirahatkan. Biasanya pada sore hari setelah burung dimandkan dan diangin-anginkan. Pengkerodongan ini dimaksudkan agar burung lebih bisa beristirahat sampai pagi hari untuk dirawat kembali.

Memelihara burung jalak Bali lebih disarankan untuk sobat yang mau menangkarnya. Selain membantu menjaga kelestariannya, sebagian sobat malakukan penangkaran burung jalak Bali sebagai usaha. Karena peminat burung ini cukup banyak, sedangkan jumlah ketersediaanya terbilang masih sedikit.

cara menangkar jalak bali

Langkah, tahapan dan cara berternak burung jalak Bali:

1. Pemilihan Indukan – Pilihlah indukan jantan dan betina yang sehat dan kalo bisa yang sudah gacor. Hal tersebut berhubungan dengan gen yang diturunkan pada anakannya nanti. Jika indukannya berkualitas, maka anakannya pun akan lebih berkualitas.

2. Kandang penangkaran – kandang untuk penangkaran biasanya terbuat dari bata yang dibuat dengan bentuk memanjang kebelakang dan tinggi namun tidak terlalu lebar. Kanan, kiri dan belakan full dari bata, sedangkan bagian depannya menggunakana kawat, baik full maupun bagian bawahnya saja. Bagian atasnya juga dibuat dari kawat tidak mudah berkarat, namunpada bagian belakan atas, dibuat dari bahan tertutup dengan maksud sebagai tempat berteduh jika hujan atau jika matahari terlalu panas. Jangan lupa siapkan sarang untuk bertelur, tempat pakan, minum dan bak mandi unruk burung yang nantinya berada didalam sangkar tersebut. bagian alas biasanya menggunakan tanah sebagai medianya, selain lebih cepat menyerap kotoran burung, tanha juga bisa menjadi tempat bersmbunyi pakan serangga sehingga burung akan mencarinya dan merasa sedikitnya berada dialam liar.

3. Penjodohan – Usia jalak Bali yang siap untuk dijodohkan berkisar satu tahun keatas. Tahap penjodohan dilakukan pada saat burung didalam sangka harian. Caranya adalah dengan cara mendekatkan kedua sangkar kemudian menjauhkannya dan lihat reaksi masing-masing burung. Lakukan beberapa kali dan jika burung sudah terlihat saling tertarik, maka bisa dipindahkan ke dalam sangkar penangkaran.

4. Pemberian pakan – Burung yang ditangkarkan biasanya tidak terlalu diberikan pakan berupa voer. Pakan alami seperti buah-buahan dan terutama serangga lebih dipilih karena lebih meningkatkan hormon dan bisa menaikan birahi burung, sehingga hasratnya untuk kawin lebih cepat. Misalnya pemberian jangkrik, diberikan masing-masing 30 ekor setiap pagi dan sore hari. Biarkan jangkrik berkeliaran ditanah jika kabur dari dalam wadah yang ada didalam sangkar.

5. Proses bertelur – Burung yang sudah kawin biasanya akan lebih cepat bertelur. jalak Bali bertelur sampai 4 butir. telur tersebut dierami selama kurang lebih 21 hari dan akhirnya menetas. Burung anak yang baru menetas, biarkan dirawat dulu oleh induknya sampai anaka burung terlihat segar dan siap dipindahkan 7 hari setelah menetas.

cara meloloh anakan jalak bali

6. Merawat anakan – Anakan burung jalak Bali yang baru menetas bisa disapih ketika sudah memasuki usia 7 hari. Jika anakan sudah disapih dari induknya, Indukan akan lebih cepat kawin lagi. Merawat anakan burung jalak jalak Bali yaitu dengan memlolohnya sampai burung bisa makan sendiri. Pakan yanga dilolohkan biasanya berupa pasta dari voer, atau voer yang dihaluskan dengan air.

Yang harus lebih diperhatikan sebelum berternak burung jalak bali adalah izin yang harus anda penuhi atau sobat dapatkan dari balai Konservasi Sumber Daya Alam. Dengan izin syah tersebut, sobat bisa memberikan sertifikat resmi pada setiap anakan hasil penangkaran tersebut.

Harga burung jalak Bali:

  • Harga sepasang anakan jalak Bali kisaran umur 3 bulan dibandrol dengan harga  juta – 5,5 juta dengan sertifikat resmi.
  • Harga sepasang Jalak Bali bakalan usia muda kisaran 7-8 bulan dibandrol dengan harga 8,5 juta dengan sertifikat resmi.
  • Harga sepasang jalak Bali Siapan kisaran usia 1 tahun dibandrol dengan harga 11 juta dengan sertifikat resmi.
  • Harga sepasang jalak Bali indukan kisaran usia 2 tahun dibandrol dengan harga 17,5 juta dengan sertifikat resmi.

Harga yang tergolong mahal tersebut dikarenakan burung ini sudah langka dan dilindungi, sertifikat resmi merupakan syarat yang harus dimiliki oleh pecinta burung jalak bali yang memeliharanya.

Demikian saya sampaikan dengan panjang lebar tentang burung endemik pulau Bali ini. Jalak Bali memang memiliki pesona dan daya tarik untuk dimiliki. Namun jangan lupa, pastikan burung yang and pelihara resmi dan memiliki setifikat sebagai syarat kepemilikannya.

Terimakasih sudah menyimak, salam sukses dari Paburung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *