memelihara kacer betina
Keuntungan Memelihara Kacer Betina Untuk Kacer Jantan

Keuntungan Memelihara Kacer Betina Untuk Kacer Jantan – Memang bukan suatu keharusan bagi siapa saja yang memelihara kacer jantan untuk memiliki pula kacer betinanya. Namun hal tersebut akan terasa penting apabila sobat memiliki pengalaman yang sama dengan saya. Apa diantara sobat paburung sekalian ada yang pernah mengalami kacernya macet bunyi usai mabung…? mentalnya drop atau stres karena kalah lomba atau hal lain yang membuatnya stres dan ngga mau bunyi…? Coba simak cerita dibawah ini.

memelihara kacer betina

Belajar dari Pengalaman

Pengalaman tersebut saya alami saat saya sedang semangat-semangatnya ikut lomba burung kicau. Hobi itu masih baru saya rasakan dan karena semakin banyak teman sehobi, rasanya tak ada minggu yang saya lewati tanpa menggantang burung kacer. Walau tidak selalu menang bahkan keseringannya kalah, tapi saya dan kawan-kawan tak ada kapoknya. Bukan masalah kalah atau menang, namun kebersamaan dan kepuasan batin yang dirasakan saat menyaksikan burung peliharaan sendiri mau jalan dilapangan.

Suatu hari, burung kacer yang saya jagokan mungkin tidak dalam keadaan fit. Namun saya tetap paksakan untuk ikut lomba, walau bukan kelas atas, cuma kelas pinggiran namun ternyata hal itu berdampak buruk. Kesalahan saya sebagai pemiliknya yaitu tetap memaksakan burung ikut lomba sedangkan saya tak menghiraukan kondisi fisik burung tersebut. Ada yang sudah bisa menebak hasilnya…?

Boro-boro burung mau jalan digantangan pemirsa, burung kacer jagoan saya keburu ketembak dan mbagong lama, susah bunyi lagi. Artikel tentang kacer mbagong yang menjadi juara sudah saya tulis sebelumnya. Rasa sesal saya telan sendiri saat itu, rasa malu membuat saya tak banyak bicara. Singkat cerita saya pulang duluan pada hari itu, dan sampai di rumah saya lihat kondisi burung. kacer kesayangan saya seperti tidak bergairah, murung dan susah makan kecuali jangkrik. walah…… pekerjaan rumah pikir saya, mana saat itu saya cuma punya kacer satu-satunya ini. Terpaksa lah minggu depan dan seterusnya saya absen dari hobi lomba yang menyenangkan ini.

Pengalaman pertama memiliki kacer dengan kondisi drop seperti ini membuat saya bingung, saya pun bertanya kesana kemari kepada para master kacer. Sudah saya terapkan dan hasilnya mulai aga nampak setelah satu bulan. Burung mulai mau lagi bunyi walau bisa dibilang jarang, sangat jauh berbeda dengan kondisi burung menjadi seperti itu. Saya sudah mulai aga bosan dengan keadaan ini, saya berniat menjual kacer kesayangan saya namun kebanyakan yang nawar jauh dari harga beli saya, mungkin karena melihat kondisinya saat itu. Saya pun mengurungkan niat menjualnya itu karena masih sayang dan merasa rugi saja, jauh untuk bisa lagi membeli kacer seperti ini.

kacer jantan dan betina

saat perjalanan pulang ke rumah, saya melihat beberapa sangkar digantung di halaman rumah, kebetulan saat itu yang punya rumah masih sodara dari Ibu. Saya pun mampir dan hal yang tak terduga saya dapati. Kacer yang saya bawa yang saya tawar-tawarkan tadi mengeluarkan suara jeritan nya yang cukup nyaring. Bukan ini bukan suara ngadunya, apa gitu ya… pikir saya. Ternyata eh ternyata, kacer jagoan saya mendengar suara panggilan betina milik paman saya yang saat itu disimpan di samping rumah. Padahal tidak terlihat, namun kacer saya memperlihatkan responnya saat mendengarnya.

“Paman, apa ini milik paman..?” saya tanya kepada paman saya. “Ia, kalau mau bawa aja. Disini juga ga terlalu rajin bunyi, terlebih seudah jantannya ada yang beli.” kata paman. Wah…. ga enak dong kalo saya maen bawa saja, dan saya tahu bahwa kacer betina milik paman sudah dirawat sejak saya belum memiliki kacer. Saya bayar aja waktu itu si kacer betina gacor dengan harga 150.000 dan saya bawa pulang ke rumah.

Setelah sampai di rumah, loh ko malah kacer saya ga bunyi lagi, betinanya pun juga begitu. Saya pikir gimana caranya biar kacer betina ini mau bunyi. saya jauhkan dan memang benar sang betina mengeluarkan suara panggilannya, namun sayang kacer jantan jagoan saya tidak merespon lagi seperti saat di rumah paman. Saya ga tau harus berbuat apa namun saya coba naikin EF (extra fooding) untuk kacer janannya. Sesekali burung saya dekatkan dan jauhkan, saya lakukan berulang kali dalam sehari.

Sangkar umbaran saya manfaatkan untuk mengumbar kedua burung bersamaan. Sang jantan mungkin suka pada kacer betina tersebut, dia menunjukan responnya dengan bersiul lirih gacor, melekuk-lekuk dan seperti respon yang minta kawin. Saya ngga mau momen seperti ini berjalan sebentar saja, saja biarkan keduanya didalam kandang umbaran samapi satu hari tidak saya pindahkan. wadah pakan dan minum saya pindahkan kesana. Keesokan harinya, burung betina saya pisahkan dan saya gantung sangkarnya aga jauh agar terdengar suara panggilannya. Sang jantan pun mulai terangsang untuk berbunyi sampai beberapa hari kemudian burung saya gacor lagi.

Ketika sudah gacor lagi, burung kacer betinanya tidak saya kasih lihat lagi pada jantannya, kalo suaranya ya masih terdengar karena betinanya pun memang gacor.

Kesimpulan

Cukup rasanya cerita pengalaman saya, dari dari situ bisa disimpulkan ternyata memiliki kacer betina memiliki keuntungan yaitu untuk mendongkrak kembali performa kacer jantan yang drop, macet bunyi, stres dan murung tak bergairah. Tak sedikit pula sobat kacer mania yang memanfaatkan kacer betina sebagai casan kacer jantan sebelum lomba dan sesudahnya. Semua tergantung pada karakter dan kebiasaan kacer rawaan masing-masing, namun jika sobat mengalami keadaan yang sama, tak ada salahnya untuk mencoba. Suara panggilan kacer betina dari mp3 pun dapat memancing sang jantan berkicau ngotot, apalagi jika suara tersebut berasal dari burung aslinya yang wujudnya nampak terlihat oleh sang jantan petarung.

kacer

Banyak pula yang beranggapan bahwa keuntungan memelihara kacer betina adalah untuk menaikan birahi, namun jika burungnya malah over birahi dan hasilnya kacer mbagong saat lomba. Jangan salahkan burung betinanya, mungkin caranya ada yang salah atau waktunya kurang tepat.

Artikel lain seputar burung kacer bisa sobat baca dengan mengklik tags dipinggir kanan bertuliskan KACER.

Terimakasih sudah menyimak, salam ngobra dari Paburung.

1 thought on “Keuntungan Memelihara Kacer Betina Untuk Kacer Jantan”

  1. Agus says:

    Mantab om kronologinya…
    Makasih ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *