Cara Merawat STRAWBERRY FINCH dan Menangkarnya

Posted on

Cara Merawat STRAWBERRY FINCH dan Menangkarnya – Strawberry Finch/red avadavat (Amandava amandava) kini ramai diperbincangkan di dunia perkicauan. Tak hanya karena keunikan pola atau corak warna yang dimilikinya, suaranya pun cukup merdu untuk didengar. Seringkali suara burung strawberry finch ini dijadikan suara masteran oleh beberapa sobat kicau, misalnya untuk memaster burung Pleci.

merawat strawberry finch

Burung Strawberry Finch merupakan 1 dari 10 jenis burung finch yang paling banyak dicari. Banyak alasan untuk memelihara burung unik yang satu ini. Sebagian orang memeliharanya sebagai burung hiasan, karena corak warnanya bernilai keindahan penu pesona. Ada juga yang memeliharanya sebagai burung kicau rumahan, sebagai penghibur, pelepas penat selepas aktifitas seharian. Ada juga yang memeliharanya dengan alasan sebagai burung pemaster atau istilahnya gandengan/dempetan.

Burung strawberry finch juga banyak dipelihara sebagai usaha. Bisa dari jual beli burung bakalan atau yang sudah jadi, banyak pula breeder yang berlomba-lomba menangkarnya, karena permintaan pasar nya terus meningkat, peluang usaha pun semakain terbuka lebar. Kebanyakan breeder memelihara burung finch lebih dari satu jenis dan seringkali mereka mengawinsilangkannya dengan maksud uji coba untuk menghasilkan variasi warna yang lebih unik atau menghasilkan burung dengan kualitas suara diatas rata-rata burung finch.

Ciri-ciri burung strawberry finch:

Jenis burung yang satu ini disebut strawberry finch (red avadapat) karena memiliki corak warna bulu yang menyerupai buah strawberry yaitu bulu-bulu yang didominasi warna merah dihiasi oleh bintik-bintik berwarna putih. Pada saat musim kawin, burung ini biasanya berubah warna
terutama pada burung jantan. Dimana selama musim kawin, sang jantan akan lebih memproduksi warna merah dengan bintik-bintik putih yang lebih banyak, kepala berwarna merah gelap dan ekor berwarna hitam.strawberry finch jantan dan betina

Strawberry finch termasuk kedalam kelompok waxbills. Mereka hidup di padang rumput tinggi, dataran rendah rawa-rawa dan semak belukar. Burung ini berasal dari Asia, mereka dapat di Jumpai di Kamboja, Laos, Vietnam, India, Cina, Thailand dan Myanmar. Di Indonesia sendiri burung strawberry finch banyak dijumpai di Jawa dan Sunda kecil (Lombok, Sumbawa, Sumba, Bali, Plores, Timor dan Alor).

Di pulau Jawa, strawberry finch ini lebih dikenal dengan nama emprit geni. Burung strawberry finch banyak dipelihara karena selain memiliki warna yang eksotik, kualitas kicauannya pun sangat mempuni terutama burung berkelamin jantan yang memiliki suara merdu menyerupai suara seruling dengan volume yang lantang. Sehingga burung ini sering dipelihara sebagai burung pemaster atau burung masteran.

Download

Download

Pakan dan perawatan burung strawberry finch:

  • Pakan – Pakan untuk strawberry finch ini terdiri dari beberapa macam biji-bijian yaitu, canary seed, niger seed, milet putih, dan kecambah yang sering diberikan pada burung kenari. pakan tambahan atau extra fooding yang biasa diberikan berupa sayuran segar diantaranya dan selada, lobak dsb. Telur rebus, kulit telur dan juga sotong diberikan sebagai tambahan mineral dan kalsium
    untuk burung strawbery finch ini.

berternak strawberry finch

  • Perawatan – Burung strawberry finch banyak dipelihara karena dirasa mudah dalam perawatannya. Sama seperti burung kicau pada umumnya, burung finch juga harus dimandikan dan dijemur setiap harinya. Namun bagi anda yang kesehariannya disibukan dengan aktifitas pekerjaan, cukup perhatikan saja ketersediaan pakannya dan juga sediakan cemuk air minum serta cepuk aga besar untuk air mandinya, karena burung finch suka mandi sendiri. Kebersihan sangkar juga harus diperhatikan, agar burung lebih terjaga kesehatannya. Pakan tambahan atau extra fooding sebaiknya diberikan secara berseling setiap harinya. Memelihara burung strawberry finch sepasang akan membuat burung lebih cepat gacor atau lebih rajin berkicau.

Cara menangkar burung strawberry finch:

  • Manangkar dalam sangkar harian – Tentunya ukuran sangkar harus yang aga besar. Banyak contoh yang berhasil menangkar burung kenari dalam sangkar harian. Menangkar burung strawberry finch pun bisa dilakukan dalam sangkar harian berukuranagak besar. Sarang bisa berbentuk terbuka seperti sarang untuk bertelur burung kenari, bisa juga dari kotak seperti glogok sarang ternak lovebird. Yang harus diperhatikan adalah memastikan bahwa sepasang burung yang akan dikawinkan sudah berjodoh atau terlihat saling merespon.

berternak strawberry finch

Ciri-ciri jantan yang merespon adalah dengan bernyanyi sambil menari dan betina akan merespon dengan menggoyang-goyangkan ekornya. Tahap penjodohan biasanya dengan sering mendekatkan dan menjauhkan sangkar keduanya, jika sudah terlihat saling merespon, burung baru bisa disatu sangkarkan. Sarang untuk bertelur diletakan aga tinggi (di atas) dan harus aga tertutupi oleh dedaunan, baik daun buatan maupun daun sungguhan. Hal tersebut dimaksudkan agar burung merasa dialamnya, dimana mereka membangun sarang diranting pohon atau disela-sela dedaunan yang rimbun dan aga tersembunyi guna menghindari gangguan dari luar.

  • Menangkar dalam sangkar aviary – Cara ini umumnya dilakukan oleh sobat breeder yang menangkar buurng strawberry finch lebih dari satu pasang. Dilakukan seperti itu karena tidak ada kehawatiran burung bertengkar atau pasangan bergantian (tukar pasangan). Terkadang dalam sangkar ternak aviary diisi oleh beberapa pasang burung finh yang berbeda jenis.

Yang terpenting adalah tetap memperhatikan posisi, bentuk dan juga tumbuhan pada tempat bersarangnya untuk bertelur. Tumbuhan bisa berupa dedaunan atau bunga yang merambat, bisa menggunkana tumbuhan asli yang hidup, bisa juga dengan tumbuhan buatan.

anak strawberry finch

Sepasang burung strawberry finch yang sudah berjodoh akan membangun sarang bersama-sama. Mereka mengangkut serat-serat baik sabut kelapa maupun serata nanas yang sudah kita sediakan berceceran dibawah, tak lupa sertakan rerumputan kering serta kapas, biarkan berserakan di dasar sangkar dan burung yang memilihnya.

Jika sudah melakukan perkawinan, maka burung akan cepat bertelur. Burung strawberry finch biasanya bertelur sebanyak 4-7 butir telur berwarna putih.  Pengeraman dilakukan sang induk selama 2 migggu atau 14 hari. Sang jantan pun seringkali menemani induknya atau berseling mengerami telur-telurnya.

Tetap sabar menanti dan tetap cek keersediaan pakan, siapkan pakan bubuk berupa egg food untuk anakan yang siap lahir. Ketika telur sudah menetas, sang induk jantan maupun betina akan sama-sama mengasuh anakan tersebut. 3 minggu lamanya anakan burung strawberry finch bisa belajar terbang dan keluar dari sarang. Dan ketika berumur antara 30-40 hari, anakan bisa disapih dengan induknya. Jika menyediakan ring, maka coba pakaikan. Setelah anakan burung dipisah, kedua indukannya akan cepat kawin lagi dan bertelur lagi.

Kunci utamanya adalah konsisten, telaten dan sabar.

Terimakasih sudah menyimak, selamat mencoba dan semoga sukses.

Paburung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *