PANCAWARNA Burung Pemaster Sekaligus Burung Hias

Posted on

PANCAWARNA Burung Pemaster Sekaligus Burung Hias – Ketika mendengar nama Pancawarna, mungkin sebagian sobat berpikir pada satu nama batu akik yang belum lama booming di Negara kita. Kilau dari batu pancawarna memang elegan, menawan dan memikat hati untuk memilikinya.

Tahukah anda, pancawarna juga terdapat pada satu jenis burung. Burung yang memiliki 5 warna ini memang mempesona dan menggoda untuk dimiliki. Harganya yang lumayan mahal sebanding dengan keindahan warna bulu yang dimiliki nya. Hitam, putih, hijau, kuning dan merah terpadu menjadikanya sangat indah. Hal ini yang bisa mengkategorikan bahwa burung pancawarna termasuk burung hias.

burung unik pancawarna

Tak hanya itu, burung pancawarna juga di anugerahi suara kicauan yang has. Sehingga lengkap sudah daya tariknya untuk dimiliki sobat kicau mania. Burung pancawarna merupakan burung endemik asli Indonesia, penyebaran terbesarnya yaitu di pulau Sumatera.

Deskripsi:

Burung pancawarna sempat memiliki era kejayaannya yaitu pada era 90-an. Kini habitat burung pancawarna kurang jelas nasibnya, yang jelas burung ini sudah dikatakan burung langka. Di Sumatra sendiri pun jarang dijumpai dan aga sulit untuk didapatkan. Jika ada yang mengatakan hal tersebut dikarenakan perburuan yang besar-besaran, tapi kenapa di pasar burung jarang terklihat dan jikalau pun ada, jumlahnya hanya sedikit. Mungkin berkurangnya jumlah burung pancawarna dikarenakan perluasan lahan dengan pembakaran hutan.

Leiothrik argentaurisĀ adalah nama latin untuk burung yang unik ini. Pancawarna sering dikat-kaitkan dengan burung pekin robin karena memiliki kemiripan dari segi warna, namun perbedaannya terdapat pada paruh, warna dibelakang mata dan juga suara kicauannya.

Tak hanya keindahan warnanya yang membuat burung pancawarna banyak dicari sobat kicau. Pancawarna juga memiliki kualitas suara kicauan yang bagus. Para penghobi burung hususnya pecinta burung murai batu, kacer dan juga cucak hijau menjadikan burung pancawarna sebagai bruung masteran agar burung jagoannya lebih bervariasi.

Download

Download

Burung pancawarna memang cocok untuk dijadikan masteran, karena burung unik ini hanya memiliki sedikir variasi kicauan. Kebanyakan 3 variasi dan dinyanyikan berulang-ulang. Sehingga suara kicauannya dirasa cocok untuk dijadika masteran.

perawatan pancawarna

Perawatan dan Pakan:

Untuk soal perawatan, burung pancawarna tidak terlalu ribet. Burung pancawarna bukanlah burung manja, meski sebagian sobat kicau menyebutnya sebagai burung yang rentan stres, namun burung unik ini sangat ramah dan juga mudah jinak. Pola perawatan yang konsisten akan membuat burung pancawarna sehat dan semakin gacor, sehingga bisa menjadi hiasan sekaligus hiburan dan juga burung masteran.

Jika sobat memeliharanya dari burung bakalan atau muda hutan, sebaiknya burung lebih dahulu dijinakan, agar mempermudah dalam perawatannya agar cepat gacor. Mungkin sobat tertarik untuk membaca artikel tentang terapi menjinakan burung grabagan, giras dan stres.

Seperti pada kebanyakan burung lainnya, burung perlu dimandikan setiap pagi dan sore hari, agar bruung segar, sehat, bulunya rapi bersih dan berkilau. Sangkar burung harus selalu dibersihkan, terutama sebelum burung dimasukan kedalam rumah. Karena kotoran burung berbahaya untuk kesehatan manusia. Penjemuran dilakukan setelah burung dimandikan, penjemuran maksimal 3 jam kemudian burung diteduhkan.

Pakan – Untuk soal pakan, burung pancawarna merupakan burung pemakan serangga dan juga buah-buahan. Serangga yang sering diberikan sebagai pakan extra fooding (EF) untuk pancawarna berupa jangkrik kecil dan juga ulat hongkong. Sedangkan buah-buahan yang umum diberikan seperti pisang, pepaya, apel dsb. Agar lebih simpel, burun gpancawarna sebaiknya diberi pakan voer, artikel menarik tentang cara melatih burung bakalan atau muda hutan memakan voer sudah pernah saya tulis sebelumnya.

sexing pancawarna

Sexing atau membedakan kelamin jantan dan betina burung pancawarna:

Cara membedakan jenis kelamin burung pancawarna tergolong mudah, apalagi jika burung sudah dewasa.

  • Fostur tubuh sang jantan pancawarna sedikit lebih besar dari jantannya.
  • Sang jantan memiliki warna merah yang kontras pada bagian pangkal ekor atau tungir, sedangkan betina cenderung earna kuning atau oranye pada bagian tersebut.
  • Perpaduan warna indah jantan lebih kontras dan pekat, sedangkan betina terlihat buram atau sedikit kusam.
  • Suara kicauan jantan bervariasi dan kencang, sedangkan betina suaranya monoton.

Apakah sobat paburung mulai tertarik untuk memelihara burung unik 5 warna ini…? Sobat yang sudah memilikinya bisa dikatakan beruntung, karena saat ini jumlah burung pancawarna sudah semakin sedikit.

Terimakasih sudah menyimak, Salam pancawarna dari Paburung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *