wambi jantan dan betina
Perbedaan Jenis Kelamin WAMBI Jantan & Betina

Perbedaan Jenis Kelamin WAMBI Jantan & Betina – Burung wambi atau hwa mei merupakan burung yang sangat istimewa. Burung ini berasal dari Negara Cina yang sengaja di Import oleh sebagian sobat penghobi burung kicau di tanah air.

Burung wambi dulu sangat booming dan terkenal di dunia hobi burung kicau di Indonesia pada era 90-an. Burung wambi kini sudah langka dan sulit untuk ditemukan, terutama setelah pemerintah melarang untuk mengimportnya lagi pada tahun 2000-an, karena pada saat itu, di Negara asalnya di Cina, tengah dilanda wabah penyakit dari virus flu burung. Untuk saat ini, kepemilikan burung wambi harus disertai surat-surat atau sertifikat.

wambi jantan dan betina

Burung wambi atau hwa mei adalah burung berdarah panas dan berjiwa petarung sejati, dulu di tempat asalnya, burung diadukan bukan kicauannya melainkan beradu fisik seperti halnya mengadu ayam. Di Indonesia burung wambi ini dilombakan kicauannya karena memang kualitas berkicau burung wambi ini sangat istimewa. Wambi mampu menirukan suara burung lainnya dengan nada yang kasar dan tajam, volume kencang dan gaya ngototnya saat berkicau.

Wambi yang istimewa dan memenuhi syarat sebagai burung lomba adalah burung wambi berkelamin jantan. Maka pada postingan kali ini saya akan memberikan informasi tentang perbedaan jenis kelamin wambi jantan dan betina. Hal ini tentunya sangat penting, terutama saat merawat wambi bakalan atau anak.

10 Perbedaan antara wambi jantan dan betina:

  • Ukuran tubuh – Wambi jantan memiliki ukuran tubuh yang lebi kecil dari betinanya, namun kecil padat berisi atau proporsional, terlihat ramping dengan penampilan yang gagah layaknya seorang ksatria perang. Betina bertubuh lebih besar atau gemuk dan terlihat sedikit membulat.
  • Leher – Wambi jantan memiliki leher yang lebih panjang dan kekar dari betinanya. Garis -garis pada leher jantan terlihat lebih tajam sedangkan betina memiliki garis-garis di leher yang terkesan halus. Garis-garis tersebut akan jelas terlihat ketika burung meliukan kepalanya.
  • Tulang panggul – Wambi jantan memiliki tulang panggul yang sempit, sedangkan betina tulang panggulnya lebih lebar.
  • Vent (alat vital) – Vent/kloaka yang dimiliki wambi jantan lebih menonjol vertikal ke atas, sedangkan betina memiliki ven berbentuk datar atau melebar. Hampir sama dengan cara membedakan jenis kelamin burung kenari.
  • Bulu ekor – Bulu ekor yang dimiliki wambi jantan lebih panjang daripada bulu ekor betinanya.
  • Mata – Warna biru di sekeliling mata sang jantan terlihat lebih biru daripada betinanya. Wambi jantan tetap membuka matanya lebar-ebar saat dipegang, sedangkan betinya cenderung ingin menutup matanya apabila dipegang.

wambi jantan dan betina

  • Kaki – Wambi jantan memiliki kaki yang mencengkram kuat, dengan telapak kai yang tebal dan jari-jarinya berdaging besar. Sedangkan betina tidak terlalu seperti itu.
  • Lubang hidung – Wambi jantan memiliki lubang hidung yang terlihat berbentuk lonjong dan posisinya sedikit lebih maju. Sedangkan betina lubang hidungnya terlihat bulat dan terlihat lebih ke belakang.
  • Suara kicauan – Wambi jantan mampu merekam suara burung lain sehingga sang jantan memiliki kicauan yang bervariasi dengan volume yang kencang dan gayanya yang ngotot, sedangkan betina cenderung monoton, hanya mengeluarkan suara panggilan saja.
  • Warna bulu – Wambi jantan memiliki warna coklat yang pekat dan mengkilap, sedangkan betina terlihat sedikit kusam.

Pola rawatan harian burung wambi (hwa mei):

Burung wambi adalah burung bertipikal petarung, maka burung ini bukan burung manja seperti kebanyakan burung. Pola rawatannya pun bisa dibilang mudah dan tak jauh berbeda dengan burung lain, misalnya cara merawat burung murai batu.

  • Keluarkan burung pagi hari, boleh juga diembunkan seperti burung kacer. Agar burung bisa menghirup udara segar dan merasakan suasana pagi yang masih terdengar suara alam.
  • Mandikan burung – Setelah terbit matahari, sekitar jam 7 burung dimandikan. Sore hari pun sebaiknya dimandikan namun harus melihat situasi atau cuaca sore hari.

wambi jantan dan betina

  • Bersihkan sangakar – Agar burung merasa nyaman didalam sangakar. Karena sangkar yang kotor atau penuh dengan kotoran burung akan membuat burung tidak nyaman dan mudah sakit. Baca bahaya kotoran burung untuk kesehatan manusia.
  • Penjemuran – Penjemuran dilakukan setelah burung dimandikan, sebelum bulu-bulunya kering, biarkan burung dijemur tanpa makanan dan minumnya. Setelah bulunya kering, baru masukan makanan dan minumnya.
  • Extra fooding – Burung wambi merupakan burung yang menyukai buah-buahan yang ada di hutan, dia juga menyukai serangga -serangga yang ada di pepohonan. Begitu pula ketika dirawat didalam sangkar, berikan EF agar burung lebih rajin berkicau. Buah-buahan bisa berupa pisang kepok atau pepaya. Sedangkan serangga yang diberikan sama seperti EF untuk burung pada umumnya. Jangkrik, kroto, UH dsb.
  • Teduhkan – Jika burung sudah terlihat kepanasan, bisasanya setelah dijemur lebih dari 3 jam atau disesuaikan dengan cuaca, teduhkan sangkar burung, bisa di teras rumah atau dibawah pohon rindang. Kicauannya bisa anda dengarkan setelah dia berjemur dan diteduhkan.
  • Berikan suara masteran – Jika burung yang anda rawat masih bakalan, pada saat di teduhkan beriknan suara masteran agar dia bisa cepat menirukannya. Akan lebih cepat jika sangkar di kerodong.
  • Menjinakannya – Jika burung wambi anda masih giras, atau masih takut jika didekati. sebaiknya burung dirawat dengan pola rawatan untuk menjinakan, karena burung yang tidak giras atau jinak biasanya lebih cepat menangkap suara yang dimasterkan.
  • Dekatkan dengan betina – Jika memang anda memiliki betinanya, ini akan membantu menyetabilkan birahinya. Tidak over dan tidak drop, sehingga burung akan lebih terangsang untuk cepat gacor.
  • Istirahatkan – sore hari burung dimasukan kedalam rumah, cek persediaan makanan da minumannya didalam sangkar. Sebaiknya burung di kerodong agar bisa lebih beristirahat, tidak kedinginan dan terhindar dari penyakit atau hama seperti kupu-kupu putih kecil.
  • Master – Pada saat burung fasif atau lebih banyak diam, dalam kata lain sedang beristirahat, berikan suara masteran yang anda inginkan. Baca 3 waktu terbaik untuk memaster burung agar cepat bisa ditiru.

Suara masteran wambi juara ada disini.

Sampai disini dulu pembahasan yang bisa saya sampaikan, semoga bisa menjadi informasi atau ilmu yang bermanfaat. Baca pula artikel lainnya di situs ini.

Terimakasih sudah menyimak, salam gacor dari Paburung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *