pleci buxtoni
Pleci BUXTONI, Tuan Berdasi Kuning yang Jadi Idola Plecimania

Pleci BUXTONI, Tuan Berdasi Kuning yang Jadi Idola Plecimania – Apa kabar Buxto Lovers..? Semoga kabar baik selalu menyertai anda. Pada postingan kali ini Paburung akan mencoba membahas tentang keistimewaan burung Pleci buxtoni yang saat ini menjadi idola para plecimania. Bagi sebagian sobat mungkin ada yang belum tahu lebih banyak tentang salah satu jenis burung pleci yang sangat berkarakter petarung ini.pleci buxtoni

Pleci buxtoni atau sering juga disebut bustomi memiliki ciri-ciri yang membedakan dirinya dengan jenis pleci lainnya. Dulu orang-orang Sunda menyebut pleci jenis ini dengan nama dastong (bodas sapotong) yang artinya separuh dari warna dadanya berwarna putih. Pleci buxtoni sudah banyak dipelihara, bahkan dipasar burung pun ombyokan pleci buxtoni dijual setara dengan jenis pleci dakun macok. Jika anda berminat membeli pleci ombyokan, ketahui dulu trik memilih pleci ombyokan berkualitas. Penyebaran burung pleci buxtoni sangat luas, sebagian besar menyebar di kawasan Jawa barat sampai banten dan sebagian besar wilayah kepulauan Sumatra.

Ciri khas dari pleci buxtoni

pleci buxtoni

Terdapat garis kunig pada dada yang berwarna putih atau putih keabu-abuan dan lebih akrab disebut dasi kuning oleh buxtolovers. Garis kuning atau dasi kuning tersebut menurut beberapa sobat, dipercaya sebagai pertanda bahwa dia berkarakter petarung yang pemberani. Makanya sebagian orang yang memilih burung pleci buxtoni dengan garis kuning di dada yang tebal, kontras dan memanjang sempurna atau tidak terputus-putus, hampir serupa dengan pleci auriventer, namun berbeda pada warna putih dada juga garis dasi kuningnya. Hampir serupa juga dengan pleci montanus, namun pleci montanus memiliki tubuh yang lebih besar dan iris matanya putih kristal. Buxtoni memiliki tubuh yang cenderung bulat padat, tapi jika sudah meret terlihat sam dengan pleci jenis lainnya. Ukuran tubuhnya sama dengan pleci dakun jabar.

Mungkin ada benarnya juga, karena banyak buktinya di setiap daerah yang sering mengadakan even-even lomba burung hususnya burung pleci. Buxtoni seringkali mendominasi juara, maka tak sedikit yang menjulukinya tuan berdasi kuning. Buxtoni memiliki suara yang nyaring, keras dan melenting juga berkarakter burung ngotot saat dilombakan. Baca tips mempertahankan kualitas burung pleci. Sepertinya buxtoni tak pernah merasa lelah sampai lomba berakhir, makanya sebagian besar plecimania memburu kelebihan burung pleci jenis buxtoni ini.pleci buxtoni

Namun tuan berdasi kuning ini sering kali dianggap rumit dalam penyetingan birahinya oleh plecimania yang mungkin masih dalam tahap belajar atau belum faham karakternya. Pleci buxtoni juga terkenal burung nakal yang susah diam saat berkicau, berbeda dengan pleci dakun yang terpandang lebih nagen. tapi tak sedikit pula sobat Paburung hususnya plecimania dan buxtolovers yang mampu menjinakan pleci buxtoni  ini. Namun semua tergantung kualitas dan pola rawatan masing-masing, karena semua jenis pleci sangat bagus dan mau ngotot saat dilombakan. Asalkan syarat nya pleci anda berkelamin jantan. Kembali kepada hobi dan minat masing-masing sobat plecimania yang akan merawatnya.

Dengan perawatan yang konsisten, baik pleci buxtoni atau lainnya akan berkicau dengan gacor dan ngotot, semua jenis burung pleci berpeluang menjadi juara pada saat dilombakan.

Sekian pembahasan tentang tuan berdasi kuning ini, salam ngalas tanpa batas.

Salam sukses dari Paburung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *