PLECI: Perebutan Tahta Dakun Macok VS Dakun Maput
PLECI: Perebutan Tahta Dakun Macok VS Dakun Maput

PLECI: Perebutan Tahta Dakun Macok VS Dakun Maput – Sobat Paburung hususnya Plecimania tentunya sudah tidak asing dengan istilah pleci dakun macok dan pleci dakun maput. Namun bagi sebagian pemula mungkin membingungkan dan bertanya-tanya arti dari istilah tersebut apa..?

Dakun = Dada Kuning

Macok = Mata Coklat

Maput = Mata Putihpleci dakun

Pleci Dakun artinya Pleci yang memiliki dada berwarna kuning, meskipun sekali waktu warnanya pudar namun tetap pleci tersebut berstatus dada kuning, karena suatu hari warnanya pasti berubah kembali berwarna kuning. Pleci dada kuning merupakan jenis pleci yang bisa dikatakan paling banyak dicari dan dipelihara. Karena pleci jenis dakun (dada kuning) ini dipercaya lebih bagus kualitasnya, namun hal itu kembali kepada kepercayaan dan minat serta kesukaan masing-masing pleman. Karena tak jarang dari pleman pecinta pleci jenis daput (dada putih/buxto) dan juga dabu (dada abu) membuktikan pleci yang mereka pelihara dapat menjadi juara di ajang lomba.

Terlepas dari semua itu, Paburung berharap ini tidak menjadi perdebatan namun mampu menjadi motivasi untuk kita semua agar burung yang kita pelihara bisa menjadi juara.

Pada postingan kali ini, kita akan bahas tentang persaingan perebutan tahta antara dakun macok dan juga dakun maput. Saya sendiri adalah penggemar dakun macok, dan sampai saat ini masih berusaha membuktikan di lapangan agar burung yang saya dan oleh sobat paburung pelihara menjadi juara.pleci dakun maput

Pleci Dakun Maput – Pleci jenis dada kuning mata putih ini banyak dipercaya terbaik yang sampai saat ini masih menjadi raja atau peraih tahta tertinggi di dunia perplecian. Saya bisa bilang hal itu wajar-wajar saja, karena jenis dakun maput ini terbilang lebih sedikit penyebarannya dibandingkan dengan dakun macok. Pleci dakun maput dipercaya berasal dari daerah Jawa Tengah yaitu kudus, yang di dapat dari gunung muria. Namun di gunung-gunung lain atau tempat lainnya pun banyak ditemukan pleci jenis ini. Pleci dakun maput kini harganya melambung, karena banyak pleci yang berprestasi dari jenis tersebut. Dari mulai bawah, menengah dan sampai kelas tingkat nasional kebanyakan dijuarai oleh pleci jenis ini. Pada umumnya burung pleci dari daerah Jawa memang berkualitas, baik itu Jawa timur, Jawa tengah maupun Jawa barat dan satu jenis dakun lagi yang sedang tenar-tenarnya yaitu Pleci Dakbal (dakun bali).

Kembali ke topik utama yaitu pleci dakun maput. Pleci dakun maput ini memiliki karakter dengan mental baja yang tak mau kalah, pintar dan mudah dimaster juga memiliki kelebihan pada tingkat suara yang sangat nyaring, jernih dan kristal. Tak terlepas dari itu faktor gen dan faktor keberuntungan serta perawatan aalah hal mutlak yang mempengaruhi kualitas burung pleci tersebut. Kualitas atau bakat bawaan 70% dan perawatan (setingan) 30%.pleci dakun macok

Pleci Dakun Macok – Pleci jenis dada kuning mata coklat memiliki tingkat penyebaran yang lebih banyak, terutama di daerah-daerah dipulau jawa, sehingga jenis dakun macok dari tiap daerah ini bisa dikatan selalu berprestasi. Kini dakun macok lebih sering menjuarai even-even besar kontes burung pleci. Pada dasarnya semua jenis burung pleci sangat bagus kualitasnya. Namun ada beberapa jenis pleci dakun macok yang dominan menjadi juara seperti dakun macok merapi, dakun macok garut, dakun macok jampang, dakun macok bali dan masih banyak lagi.

Baik dakun maput maupun dakun macok, dipercaya ada trah juara yang dipercaya menurunkan kanuragan sebagai raja koloni di alamnya, jika anda beruntung mendapatkan burung pleci yang menjadi raja koloni dialamnya, saya sarankan untuk tidak menjualnya. cobalah sabar terus dipelihara agar dia pun menjadi raja di tiap lomba.

Pleci jenis dakun macok ini dipercaya lebih mudah dalam hal perawatan, pintar, mudah gacor, mudah jinak, bermental petarung sejati, volumenya juga tembus dan kristal. Sehingga di pasaran burung pleci jenis dakun macok ini lebih banyak dengan harga yang relatif lebih murah.

Persaingan antara dakun maput dan dakun macok semakin seru dan selalu menjadi motivasi yang bersifat membangun. Jangan sampai persaingan ini berlanjut pada pemiliknya ya,… hehehe… “kita satu hobi, satu hati, biar burung aja yang bicara”. Kata-kata itu yang saya sering dengar di tengah-tengah perbincangan sobat paburung plecimania. plecimania

Untuk beberapa tahun ke belakang, dakun maput terkenal dengan ngalas isian dan tembakan-tembakan nya yang terkadang bisa membuat burung lain diam kini diikuti oleh pleci dakun macok. Berarti semua pleci itu pintar dan berkualitas bagus. Tak hanya dari jenis dakun (dada kuning), pleci jenis daput (buxtomi) dan juga dabu (dada abu-abu) juga sering yang menjadi juara. Semua kembali pada hobi dan minat masing-masing pleman. Warna iris mata bukanlah patokan, karena pada dasarnya semua jenis pleci sama bagusnya, yang terpenting adalah karakter burung yang kuat mentalnya, pintar, memiliki volume keras, irama lagu dan durasi saat lomba.

Lomba memang kompetisi dan kompetisi adalah persaingan. Apapun jenis pleci kesayangan anda, semoga pleci bisa menyatukan pleman senusantara. Dan yang paling seru adalah pada saat lomba/kontes pleci kelas campuran. Persaingan dari kompetisi lomba kicaunya akan sangat ramai dan sangat ditunggu-tunggu oleh semua plecimania.

Sampai sini dulu kupasan yang menjadi topik kita kali ini. Salam sukses dari Paburung.

Salam ngalas tanpa batas, salamngerol tanpa kontrol. Kata-kata yang dapat mempersatukan semua pleciamania.

 

 

 

 

1 thought on “PLECI: Perebutan Tahta Dakun Macok VS Dakun Maput”

  1. Anton says:

    Thanks om tips,nya..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *