burung pleci jinak
Tips dan Trik Menjinakan Burung Pleci Giras (Grabagan)

Tips dan Trik Menjinakan Burung Pleci Giras (Grabagan) – Sobat kicau tentunya sudah tau tentang burung mungil yang satu ini, burung Pleci terkenal dengan teriakannya yang diseburt ngalas buka paruh merupakan burung fighter atau burung petarung yang bisa dijinakan.burung pleci jinak

Pada dasarnya kondisi burung yang giras sangat tidak disukai kebanyakan dari sobat kicau. Jika burung grabagan atau burung bakalan yang baru didapat dari tangkapan masih bisa dibilang wajar, karena belum beradaptasi dengan manusia. Tapi bila hal itu dialami oleh burung pleci yang sudah lama dipelihara tentunya sedikit menjengkelkan. Namun tak jarang orang yang sengaja lebih memilih burung pleci yang giras, sekalipun sudah sering dibawa kontes.

Pada postingan kali ini saya akan sedikit membahas atau berbagi tips dan trik menjinakan burung pleci giras (grabagan). Ide ini saya dapatkan ketika saya sudah sering membaca keluhan atau status yang meminta cara menjinakan burung pleci pada beberapa forum atau grup komunitas plecimania di sosial media.

Burung pleci merupakan burung koloni, maka dia akan lebih tenang jika masih terus dikolonikan. Burung pleci yang sudah lama dipelihara dan sudah gacor bisa dijinakan, bahkan bisa dimainkan di luar sangkar. Tentunya bukan hal mudah untuk merawat burung pleci sampai sejinak itu, perlu waktu lumayan lama, dan pemilik juga harus lebih sering membagi waktunya untuk si kecil mungil ini. Agar burung pleci kesayangan anda lebih akrab dengan anda sang pemiliknya dan juga orang-orang disekitar anda.

Tips dan trik menjinakan burung pleci giras (grabagan)

Caranya adalah dengan melakukan beberapa terapi di bawah ini:

burung pleci jinak

1. Terapi lapar – Biarkan burung merasa lapar. Caranya yaitu dengan mencopot atau mengeluarkan semua pakan, termasuk air dari dalam sangkar. Lakukan saat penjemuran setelah mandi. Lakukan sekitar 2 jam kemudian berikan ulat hongkong pada pleci anda langsung oleh tangan. Bisa memberi UH yang sudah molting / ganti kulit, bisa juga memberi jeroannya. Lakukan trik ini sampai burung pleci anda mau dan terbiasa makan langsung dari tangan. Trik ini merupakan trik yang paling sering dilakukan oleh sobat plecimania. Jangan lakukan terapi ini jika burung dalam keadaan sakit.

2. Terapi mandi – Mandikan burung kesayangan anda sampai basah kuyup, karena keadaan basah kuyup akan membuat burung pleci kesulitan untuk terbang. Saat itu adalah kesempatan anda untuk mengelus-ngelus burung. Jika burung sudah anteng dan terbiasa dielus-elus, trik ini bisa dilakukan di luar sangkar, jikapun burung terbang, dia tidak akan bisa terbang jauh. Biasanya trik ini selalu berhasil, bahkan lebih cepat dari trik terapi lapar.

3. Terapi lidi – Saat keadaan burung lapar, gunakan lidi untuk memberi makan burung. Ujung lidi ditusukan pada jangkrik kecil atau UH dan dijulurkan ke mulut burung, bisa juga menggunakan pisang. Jika burung sudah tidak takut sama lidi, maka lidi dimanfaatkan untuk mengelus-ngelus burung. Baik dalam keadaan basah kuyup, maupun saat bulunya kering. Potong lidi sedikit demi sedikit sampai tangan bisa mengelus-ngelus burung.

4. Terapi keramaian – Mungkin aga aneh dengan nama trik yang satu ini. Terapi keramaian maksudnya adalah menaruh atau menggantung sangkar pleci di tempat yang ramai. Hal ini dimaksudkan agar burung tidak takut dengan lingkungan yang ramai. Lebih bagus jika dipinggir jalan yang banyak dilewati kendaraan. Hal ini juga bermanfaat untuk menaikan mental burung.

5. Simpan sangkar di Lantai – Lakukan di dalam rumah, saat burung sudah waktunya dimasukan kedalam rumah. Simpan burung di teras atau di lantai yang sering dilewati sebagai jalan. Agar burung sering terlewati dan tidak takut lagi jika ada yang mendekati. Pada awalnya mungkin burung akan merasa resah dan loncat-loncat ketakutan. Namun jika sudah terbiasa, burung akan anteng di tangkringannya.burung pleci jinak

Hal yang utama harus dilakukan adalah bagaimana caranya agar burung merasa akrab dengan majikannya. Burung yang jinak juga terkadang dipengaruhi oleh karakter burung itu sendiri, jika karakternya memang sulit jinak atau giras, semua terapi ini tidak akan berhasil. Namun tidak ada salahnya jika dicoba.

Apakah burung lomba Harus jinak..?

Hal ini terkadang menjadi kontropersi. Sebagian orang beranggapan burung pleci lomba harus jinak, minimal bisa mau makan langsung dari tangan. Karena burung yang demikian akan lebih mudah di seting birahinya dan bisa lebih nagen saat dilombakan.

Sebagian plecimania juga beranggapan bahwa burung pleci lomba yang jinak cenderung mudah drop dan tidak mau ngotot saat dilombakan. Karena menurut mereka, burung nagen tidak selalu bruung jinak, ada burung pleci yang berkarakter giras saat dibawah, namun anteng dan nagen saat digantang di arena lomba. Begitupun sebaliknya, banyak burung yang dianggap jinak bisa anteng dibawah, namun saat sudah digantang malah loncat-loncat.

Semuanya kembali kepada minat masing-masing. Anggapan harus jinak atau tidak memang tidak ada yang salah. Burung jinak banyak yang menjadi juara, burung giras pun sama. Intinya karakter nagen saat lombalah yang lebih harus diperhatikan. Keadaan burung nagen saat lomba sangat berkaitan dengan setingan yang tidak over birahi.

Beda pendapat bukanlah masalah, rukun dan tetap berkoloni selalu sebagai plecimania sejati.

Terimakasih sudah menyimak, salam sukses dari Paburung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *